| Selasa, 05 Juli 2005 | PANTURA |
Ratusan Petugas DisiapkanAntisipasi Kerawanan saat Pelantikan Wali KotaPEKALONGAN - Sedikitnya 458 petugas yang terdiri atas unsur polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Linmas akan diterjunkan untuk mengamankan pelantikan cawalkot dan cawawalkot terpilih dokter HM Basyir Ahmad - Abu Almafachir yang akan digelar di Gedung Olahraga (GOR) Jetayu Kota Pekalongan, Rabu (6/7). Selain mengamankan tempat pelantikan, ratusan personel itu akan disebar ke sejumlah tempat yang disinyalir rawan, termasuk gedung KPU di Jl Sriwijaya. Bahkan untuk mengantisipasi segala bentuk kerawanan yang dapat menganggu acara itu, petugas menyiapkan Tim Jihandak (penjinak bahan peledak) serta anjing pelacak. Berkaitan dengan persiapan pengamanan, Kapolresta Pekalongan AKBP Drs Edy Suyanto melalui Kabagops Kompol H Roland Situmeang S SIK menyatakan kendati kondisi Kota Batik masih tetap kondusif, tidak menutup kemungkinan muncul konflik-konflik yang mengkhawatirkan. Karena itu, upaya pengamanan akan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan segenap unsur. "Pengamanan juga akan dilakukan di jalan-jalan protokol, seperti Jl KH Mansyur, Jl Gajah Mada, Jl Hayam Wuruk, dan Jl Jenderal Sudirman. Kami akan menempatkan sejumlah petugas Satlantas dan Dinas Perhubungan untuk memperlancar arus lalu lintas jalur Pantura. Dengan demikian, jika ada aksi iring-iringan massa dapat segera ditangani sehingga tidak menimbulkan kemacetan," tegasnya. Situmeang menambahkan, secara umum tidak ada wilayah yang dikhususkan dalam pengamanan. Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan tim negosiator yang terdiri atas 15 orang untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa yang diindikasi akan dilakukan oleh sejumlah orang pada saat pelantikan. Tim tersebut bertugas untuk meredam segala bentuk tindakan yang dapat menimbulkan konflik. "Dengan adanya kerja sama yang baik antarpihak, Kota Pekalongan akan tetap kondusif seperti sebelumnya." (H17-50m) |