| Selasa, 05 Juli 2005 | PANTURA |
Kontraktor Jangan DikambinghitamkanSEBAGAI Ketua Gapensi Kabupaten Brebes, H Achmad Ghozali berkeinginan agar pembangunan di daerahnya berjalan semakin baik. Untuk itu, dia mengimbau anggota Gapensi lainnya agar bisa membangun Brebes bersama-sama dengan segala kemampuan yang dimiliki. Seandainya dalam membangun ada proyek yang keliru, pihaknya akan segera menindaklanjuti. "Jika ada yang melanggar aturan, kami bersama-sama akan melawannya," tegasnya, kemarin. Namun, lanjut dia, jika ada kekeliruan dalam membangun jangan sampai mengambinghitamkan kontraktor. Karena dalam membangun, bukan hanya kontraktor saja yang terlibat melainkan masih banyak lagi pihak lain yang ikut mendukung pembangunan. "Hal itu perlu diketahui masyarakat. Jika ada kekeliruan dalam proyek, jangan sampai beranggapan hal itu kesalahan kontraktor," tandas anggota DPRD Brebes periode 1982-1992 itu. Ghozali mencontohkan, setelah mendapatkan proyek pembangunan perbaikan jalan raya, salah satu kontraktor selanjutnya mengerjakan proyek tersebut. Tidak lama setelah perbaikan jalan itu selesai, ternyata aspal jalan banyak yang rusak. Melihat hal tersebut, masyarakat akan berpikir bahwa kerusakan jalan itu akibat kontraktor tidak melaksanakan pembangunan sesuai dengan rencana. "Saya ingin menghilangkan citra tersebut sehingga jika ada hal semacam itu masyarakat tidak langsung menuduh bahwa itu kesalahan para kontraktor saat mengerjakan proyek," ujar dia. Sesuai Aturan Dia yang Wakil Ketua DPD Golkar Brebes tersebut menuturkan, pada 2005 Gapensi akan selalu memperhatikan situasi di daerahnya dalam membangun. Agar pembangunan mendapatkan hasil yang baik, semua pihak harus mampu melakukan semua pekerjaan yang ada. Dengan catatan, tandas dia, dalam mengerjakan pembangunan harus sesuai dengan aturan yang ada sehingga tidak menimbulkan permasalahan pada kemudian hari. Misalnya sebelum melaksanakan proyek, mereka harus melelang secara terbuka. Setelah itu, yang mengerjakan proyek adalah mereka yang memenangi lelang. "Kalau semua ketentuan itu sudah dilaksanakan, kontraktor pun akan merasa tenang dalam mengerjakan proyek," ujar dia. Ketika disinggung soal kendala yang dihadapi Gapensi saat membangun di daerahnya, dia mengatakan, salah satu di antaranya mengenai jumlah proyek. Menurut keterangan dia, proyek yang diadakan sedikit dan tidak sesuai dengan jumlah pemborongnya yang banyak.(Moch Achid Nugroho-17j) |