| Selasa, 05 Juli 2005 | MURIA |
Banyak Penyandang Cacat Butuh Penanganan SeriusREMBANG - Banyak penyandang cacat dari keluarga miskin di Rembang yang membutuhkan penanganan serius. Misalnya untuk keperluan operasi atau tindakan medis lainnya termasuk rehabilitasi sosial psikologis. ''Saya sudah keliling desa dan menemukan banyak penyandang cacat dari keluarga miskin yang butuh penanganan medis,'' kata Penjabat Bupati Rembang, H Widadi SH, belum lama ini. Persoalan itu pernah dibicarakan oleh Widadi pada rapat koordinasi (rakor) di pendapa kabupaten beberapa waktu lalu yang bertujuan untuk mencari jalan keluar terbaik demi kemanusiaan. Diakuinya, pemkab belum bisa menangani masalah itu secara maksimal. Selain kasus itu baru terungkap (karena sebelumnya tidak dilaporkan-Red), juga dihadapkan pada keterbatasan dana yang dimiliki pemkab. Alokasi Dana Karena itu, Widadi menganggap perlu adanya alokasi dana secara khusus, tujuannya untuk memberikan subsidi biaya operasi dan kegiatan pendampingan terhadap para penyandang cacat. Semua itu untuk memberikan perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para penyandang cacat. ''Selama ini pemkab sudah memberikan subsidi biaya perjalanan pengobatan kepada sejumlah penyandang cacat melalui APBD. Untuk kegiatan tersebut, secara teknis dilakukan oleh Koordinator Kesejahteraan Sosial (KKS),'' tutur Widadi. Selain itu telah dilakukan perluasan jaringan pembangunan kesejahteraan sosial guna pemberdayaan para penyandang cacat. ''Pemkab juga mengusulkan alokasi dana kegiatan melalui APBD Provinsi dan APBN pada tiap tahun anggaran,'' tambahnya. Meski demikian, Widadi berharap kepada warga yang merasa mampu ekonominya untuk ikut berpartisipasi aktif membantu para penyandang cacat, utamanya dari keluarga miskin. ''Mari kita bersama-sama berjuang untuk meringankan beban mereka, ini merupakan misi kemanusiaan,'' ucap Widadi. (jl-50h) |