logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 05 Juli 2005 BUDAYA
Line

Audisi The Apprentice Indonesia

Dari Karyawan hingga Direktur

JAKARTA - Program reality show terbaru hasil kerja sama Frementle Media dan Indosiar, The Apprentice Indonesia, sudah memulai proses seleksi peserta. Audisi diselenggarakan di tiga kota, Jakarta (21- 23 Juni) di Hotel Ciputra, Bandung (26 Juni) di Arion Swiss Bel Hotel, dan Surabaya (30 Juni) di Hotel Sommerset. Antusiasme masyarakat terhadap acara ini cukup tinggi.

Terbukti dari banyaknya aplikasi yang diterima, baik lewat formulir pendaftaran yang dikirimkan ke PO Box Apprentice Indonesia maupun registrasi secara online melalui website www.theapprenticeindonesia.com.Menurut Fotini Paraskakis, Creative Director FremantleMedia, total aplikasi yang diterima berjumlah 5.504.

Dari jumlah itu, 3.500 di antaranya pria. Ribuan aplikasi ini berasal dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Lampung, Palembang, Medan, NTB, NTT, Makasar, Pontianak, Semarang dan kota-kota lainnya. Latar belakang pendidikan pendaftar sebagian besar sarjana (S1), sementara sisanya mulai dari lulusan SMU, D3 dan juga S2.

Jenjang kepangkatan para pendaftar juga sangat variatif, dari karyawan biasa, manajer hingga level direktur. Gaji mereka mulai dari Rp 300 ribu per bulan hingga Rp 400 juta per tahun.

Motivasi para peminat mengikuti program ini umumnya seragam. Mereka rata-rata ingin menjajal kemampuan berbisnis, mempelajari seluk beluk bisnis lebih dalam, dan ingin bekerja sama dengan pengusaha sekelas Peter F Gontha.

Terbaik

"Bagi mereka ini adalah kesempatan langka. Karena itu, kami juga menerima pendaftar eksekutif muda Indonesia yang bekerja di luar negeri, seperti dari Malaysia dan Australia," papar Fotini.

Mendapatkan ribuan peminat dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang berbeda-beda, memberikan tantangan tersendiri bagi Fremantle Media dan Indosiar untuk memilih 16 peserta terbaik.

Langkah awal yang dilakukan adalah memilih 800 orang dengan kualifikasi terbaik untuk kemudian diwawancara lewat telepon. Setelah itu, mereka disaring menjadi 400 orang yang kemudian diundang untuk mengikuti wawancara langsung di tiga kota, Jakarta (300 orang), Bandung (50 orang) dan Surabaya (50 orang). (tn-43)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA