| Senin, 04 Juli 2005 | OLAHRAGA |
Glazer Tidak Ingin Reputasi MU RontokLONDON- Joel Glazer, putra pemilik baru Manchester United (MU) Malcolm Glazer, mengatakan bahwa keluarganya ingin mempertahankan reputasi MU sebagai klub hebat dan bahkan lebih mapan pada masa-masa mendatang. Pihaknya juga menjanjikan akan melakukan transfer untuk memperkuat skuad Alex Ferguson itu. Joel, yang menjabat sebagi direktur non-eksekutif, menambahkan ingin tetap bekerjasama dengan Ferguson dalam waktu lama dan berharap publik tidak menilai pemilik baru klub itu dalam waktu singkat. Dia mengakui sikap permusuhan yang ditunjukkan oleh suporter MU terhadap keluarganya tidak dapat dielakkan. Tetapi dia juga mengatakan seluruh lingkungan di sekitar klub harus merupakan bagian dari penampilan klub dan semuanya harus memiliki keinginan sama untuk sukses. "Kami hanya ingin mengembangkan apa yang telah diraih klub ini dan mungkin ada beberapa hal lain yang dapat kami lakukan untuk lebih membesarkannya. Prioritasnya adalah kami harus dapat melakukan yang lebih baik dari musim lalu dan di awal musim ini. Kami selalu ingin melakukan yang terbaik dan bersaing di level puncak." MU menduduki posisi ketiga di Liga Premier musim lalu dan kalah di final Piala FA dari Arsenal. MU juga maju ke Liga Champions tetapi tersingkir di babak pertama. Joel telah berada di Old Trafford pada tahun-tahun terakhir ini untuk mengamati sejauh mana investasi keluarganya bisa diterapkan. Sejarah, warisan, dan aura unik MU merupakan daya tarik utama bagi keluarganya. Sedangkan mengenai permintaan Ferguson untuk melakukan transfer pemain, dia mengatakan akan menyediakan sumberdaya yang dibutuhkan manajer itu untuk membentuk tim terbaik. "Tidak ada orang yang lebih senang daripada kami ketika pada tahun lalu klub mengontrak Wayne Rooney seharga 48,5 juta dolar AS.'' Tanpa Batas Glazer menegaskan bahwa pernyataan Ferguson tentang jatah transfer sebesar 25 juta poundsterling per tahun adalah tidak benar, dan penganggaran itu harus dicatat dalam pengeluaran. "Kami hanya ingin melakukan semuanya secara rasional. Suatu saat bisa saja seseorang bertindak ceroboh dan menyebabkan masalah di klub," katanya. "Tetapi jika manajer merasa bahwa hal itu (biaya) sudah tepat untuk membeli pemain, maka seharusnya difasilitasi." Menunjukkan dukungannya kepada Ferguson, Glazer mengatakan bahwa sukses Fergie tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Pria Skotlandia itu dinilanya telah melakukan pekerjaan yang luar biasa hebat. "Kami sangat menghargainya dan berharap dapat terus bekerjasama dengannya." Glazer juga terlihat ingin memenangkan hati penggemar MU, karena ada beberapa pihak yang melihat bahwa keluarga Amerika yang membeli klub berusia 127 tahun seharga hampir Rp 13 triliun itu sebagai hal yang tidak dapat dimaafkan. "Saya pikir, para penggemar akan menghargai kami jika kami melakukan apa yang bisa untuk kesuksesan klub di lapangan. Orang-orang itu akan memaafkan kami jika mereka mengetahui apa yang kami lakukan untuk klub.'' Belum lama ini, Joel Glazer dan saudara lelakinya, Avram dan Bryan terpaksa harus diungsikan dari Old Trafford menyussul kerusuhan antara polisi dan penggemar MU yang memprotes pengambilalihan MU oleh pengusaha Amerika ini. "Aksi itu justru menunjukkan bahwa mereka sangat menyayangi klub ini. Saya juga memiliki rasa yang sama dengan mereka-yaitu apa yang terjadi di lapangan. Hal itu membuat saya lebih menyadari tanggung jawab saya di sini." Glazer dituntut mampu mengatasi utang yang melilit klub, yang menjadi kritik utama suporter. Ia menambahkan bahwa keluarga besarnya menanamkan investasi lebih dari 270 juta pounds. "Kami tidak akan berinvestasi jika kami tidak melihat ada hal yang masih dapat diperbaiki," katanya. (rtr,F3,ant-40) |