logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 04 Juli 2005 OLAHRAGA
Line

Teknik Tinju Amatir Perlu Ditingatkan

KARANGANYAR- Ketua Komisi Tinju Indonesia (KTI) Jawa Tengah Parlindungan Manik menilai perkembangan tinju profesional di Jateng sudah banyak mengalami kemajuan. Namun untuk tinju amatir yang dinilai juga sudah banyak maju, tetapi masih perlu banyak ditingkatkan, khususnya teknik bertanding.

''Lihat saja, partai amatir yang ditampilkan, mendapat cemoohan dari penonton, karena tekniknya monoton,'' katanya.

Ditemui saat memimpin pertandingan tinju profesioanl di GOR Nyi Ageng Karanganyar, Sabtu malam, dia sangat mengharapkan para pelatih tinju amatir di Jateng bisa memberi latihan berbagai variasi teknik tinju, khususnya menyerang. ''Tidak ada serangan membahayakan, para petinju selalu menunggu. Bahkan hanya menari-nari di ring,'' ungkapnya.

Kejuaraan tinju amatir dan profesional memperebutkan Sabuk Emas Bupati Karanganyar yang digelar Sabtu(2/7) mempertandingkan empat partai amatir dan empat partai profesional.

Hasil Pertandingan

Profesional:

Kelas welter yunior: Joko Tunggal (Benteng BC Tangerang) merebut sabuk emas Bupati Karanganyar setelah dmenyelesaikan 10 ronde dengan menang angka angka Jak Macan (Siliwangi Bandung).

Kelas bantam (6 rode): Heri (SBC Sragen) menang angka atas Nanang (SSBC Banjrnegara). Kelas bantam yunior: Rivo Ringkung (Bahurekso Kendal) menang angka atas Israneal Adi (Lodji Sukoharjo). Kelas ringan yunior (8 ronde): Victor (Lodji ) menang angka atas Budi Kalong (Bahurekso Kendal.)

Amatir

Kelas layang: Arif (Kudus) maa Yasis P anjaitan (Lodji Sukoharjo). Kelas 57 kg: Kuwadi (Karanganyar) maa Mustofa (Kudus). Kelas 57 kg: Dany Yusuf (Bdg) maa Toni Sragen. Kelas 75kg: Aldoisdak (Sragen) maa Hadi Bayu Saputra (Sukoharjo). (P44-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA