logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 04 Juli 2005 KEDU & DIY
Line

PSB di Kota Magelang Gunakan Sistem Online

MAGELANG- Penerimaan siswa baru (PSB) di Kota Magelang mulai tahun ini menggunakan sistem online, baik antarsekolah maupun antarprogram keahlian.

Terobosan baru yang dilakukan Dinas Pendidikan setempat dan kali pertama di Jateng. Untuk sementara baru diberlakukan pada SMA negeri yang berjumlah lima sekolah dan SMK negeri tiga sekolah.

Sistem online, kata Kepala Dinas Pendidikan Drs Hari Riyadi MPd, sangat membantu orang tua mencarikan sekolah bagi sang anak. ''Upaya ini untuk meningkatkan pelayanan, serta tingkat transparansi dalam PSB sangat tinggi,'' ujarnya didampingi Kabag TU Drs Sumartono MM, Minggu (3/7), kemarin.

Dengan sistem baru itu, orang tua cukup mendaftar di satu sekolah dengan tiga pilihan. Misalnya, pilihan pertama mendaftar di SMA 1, pilihan kedua dan ketiga di SMA 2 atau SMA 3. Yang digunakan sebagai seleksi adalah nilai ujian nasional (NUN), dulu dikenal dengan nilai ebtanas murni (NEM). Sebagai nilai tambahan adalah nilai kejuaraan seni, olahraga, keterampilan, dan lain-lain

''Kalau NUN di SMA 1 ternyata tidak masuk, secara otomatis tergeser masuk SMA 2. Jika tidak masuk lagi bergeser ke SMA 3. Karena itu, orang tua calon siswa saat hendak mendaftar harus melihat dulu NUN anaknya. Jangan sampai terjadi nilainya mepet, nekat mendaftar di SMA 1 sebagai pilihan pertama, dia pasti tergeser.''

Layar Monitor

Untuk melihat jurnal anaknya diterima di mana, orang tua cukup melihat di layar monitor di lima SMA negeri di Kota Magelang atau di website www.psbkotamagelang.net. ''Jadi tidak seperti dulu, untuk melihat jurnal orang tua harus lari dari SMA negeri yang satu ke lainnya.''

Biaya seleksi PSB online untuk SMA 1-5, satu pilihan Rp 10.000, dua pilihan Rp 15.000, dan tiga pilihan Rp 20.000.

Untuk SMK negeri, ungkap Hari, sistem online hanya diberlakukan untuk program keahlian di sekolah yang bersangkutan. Tidak mungkin diberlakukan antar-SMK negeri yang di Kota Magelang berjumlah tiga sekolah, karena jurusannya sangat berbeda.

''SMK 1 jurusannya otomotif, elektro, bangunan, mesin, dan lain-lain, tidak mungkin online dengan SMK 3 yang jurusannya tata busana, tata boga, dan sebagainya. Karena itu, online hanya diberlakukan untuk program keahlian di sekolah yang bersangkutan,'' paparnya.

Biaya seleksi PSB online untuk SMK negeri, satu pilihan Rp 15.000, dua pilihan 25.000, dan tiga pilihan Rp 35.000. Uang pendaftaran tersebut sudah termasuk biaya tes khusus.

Pendaftaran siswa baru untuk SMP, SMA, dan SMK negeri akan dilaksanakan 4-6 Juli, sedangkan sekolah swasta hingga 7 Juli. Pengumuman penerimaan untuk SMP pada 9 Juli, SMA 7-8 Juli, dan SMK 14 Juli. (P.60-55s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA