JAKARTA-Sanyo Electric akan segera menutup pabriknya di beberapa
negara, termasuk Indonesia. Penutupan itu merupakan bagian dari rencana
Sanyo untuk memangkas 10 ribu atau sekitar sepersepuluh karyawannya di
seluruh dunia dalam beberapa tahun mendatang.
|
 |
SEMARANG- Maraknya banting-bantingan harga dalam lelang proyek
konstruksi makin dikhawatirkan. Saat ini, banyak penawaran proyek yang
berani mematok 60-70 persen dari total pagu. Bila tawaran itu direalisasi,
kualitas proyek yang dibangun dikhawatirkan tidak akan maksimal.
|
 |
SEMARANG- Keberadaan Junior Chamber International (JCI) Semarang
diharapkan mampu menjembatani pengembangan kewirausahaan dan membuka peluang
kerja sama dengan investor luar negeri. JCI merupakan jaringan pengusaha
muda dan para profesional internasional.
|
 |
SEMARANG- Bank BNI berencana menyelesaikan merger hingga tahap
final dengan sebuah bank besar yang masih dirahasiakan namanya. Langkah yang segera direalisasi setelah pengumuman kriteria bank jangkar
oleh Bank Indonesia (BI) itu tinggal menunggu persetujuan pemerintah.
|
 |
JAKARTA-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat
(1/7) naik 16,612 poin pada level 1.138,988. Kenaikan indeks seiring memudarnya
dampak pengumuman Federal Reserve yang dinilai tidak mengejutkan pasar.
|
 |
SOLO- Kelemahan para pengusaha UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah)
selama ini karena produk mereka cenderung kurang memenuhi syarat untuk
kualitas kontrolnya. Selain itu, akses pemasaran juga lemah.
|
 |
SEMARANG- Polytron terus mengembangkan teknologi produknya. Bahkan
kini sudah mampu membuat kulkas Grasso, yang ramah lingkungan. Dengan pendingin
R 600A (Isobutane), kulkas ini mampu mencegah terjadinya pemanasan
bumi, karena bahan dasar pendingin itu hydro carbon (minyak bumi).
|
 |
JAKARTA-Rupiah kian loyo. Pada Jumat (1/7), rupiah ditutup kembali
melemah 15 poin ke level Rp 9.775 per dolar AS. Sinyal Bank Sentral AS
yang akan kembali menaikkan suku bunganya terus menekan rupiah dan sejumlah
mata uang regional lainnya.
|
 |
SEMARANG-Perusahaan operator seluler, PT Mobile 8 Telecom dengan
produknya Fren, terus berusaha memperbaiki produknya yang berteknologi
CDMA. "Komunikasi bisnis membutuhkan kualitas dan efisiensi. Untuk itu,
kami memberlakukan tarif hemat dan menyediakan jangkauan jaringan dengan
cakupan luas serta kualitas suara dan data. Fren menawarkan solusi hemat
untuk komunikasi keluarga dan rekan-rekan dalam maupun luar kota lewat
tarif hemat,"
|