logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juli 2005 SALA
Line

Dituduh Curi Hp Digebuki

SRAGEN - Dituduh mencuri handphone (Hp) milik Tri Kuncoro sesama narapidana (napi), Sukimin (37), penghuni blok C LP Sragen digebuki Enang (37), temannya, hingga babak belur. Saat peristiwa pemukulan terjadi, Kamis (30/6), tidak ada napi lain yang berani melerai. Akibat pukulan bertubi-tubi tersebut, hidung korban mengeluarkan darah dan jatuh tersungkur. Korban dilarikan petugas LP ke RSUD Jl Raya Sukowati Timur yang terletak berseberangan jalan dengan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sragen.

''Badan saya masih lemas, tapi kondisi saya sehat,'' tutur Sukimin, terpidana kasus pencurian dengan pemberatan di pasar hasil bumi Pasar Bunder, Sragen.

Meski dalam perawatan dokter, Sukimin yang dijaga petugas LP, Hardi, nampak senang karena ditunggu oleh keluarganya. Sedangkan Enang, pelaku penganiayaan, ditindak oleh petugas LP dan untuk sementara ditempatkan di sel isolasi. ''Masalahnya sudah ditangani petugas internal LP,'' kata Hardi.

Diperoleh keterangan bahwa kasus pemukulan berawal ketika Tri Kuncoro (40), sesama penghuni LP mengaku kehilangan Hp Nokia. Hp itu hilang saat disimpan di saku baju yang tengah dijemur.

Ketika terpidana perkara penipuan itu mengambil kembali baju di tempat jemuran, ternyata Hp-nya sudah raib. Tri Kuncoro kemudian menanyakan kepada Sukimin dan meminta mencarikan Hp-nya.

Diberi Imbalan

Tri menjanjikan, penemunya akan diberi imbalan Rp 100.000. Enang yang mendengar kabar pencurian Hp, segera menemui Sukimin. Dia curiga Sukimin sebagai pelakunya. Ketika mereka berdua ngobrol, mendadak Enang emosi dan memukuli korban.

Ketika dipukuli, korban tidak membalas, namun karena terluka, korban jatuh lemas. Setelah dilakukan pencarian, Hp Tri Kuncoro akhirnya ditemukan. Sesuai janji, Tri Kuncoro memberi uang Rp 100.000 kepada Enang terpidana kasus perampokan. Setelah insiden itu, petugas meningkatkan pengamanan lingkungan LP, sedangkan korban Sukimin yang dirawat di rumah sakit, rencananya Minggu sudah diizinkan kembali ke LP lagi.

Menurut penuturan petugas LP, Sukimin termasuk napi yang rajin dan tidak suka berbuat onar, sehingga dia dipercaya petugas untuk membantu mengatur tugas teman-temannya membersihkan lingkungan sel dan halaman LP. (nin-42h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA