| Sabtu, 02 Juli 2005 | SALA |
PAW Harus Segera DiisiKARANGASEM - Wakil Ketua DPRD Surakarta Alqaf Hudaya SH menyesalkan tidak adanya perhatian DPC PDI-P Surakarta dan DPD Partai Golkar Surakarta terhadap permintaan pengganti antarwaktu (PAW) yang telah diajukan Ketua DPRD H Farid Badres melalui surat tertulis dua bulan lalu. Lantaran begitu penting kelengkapan personel DPRD itu, pihaknya meminta kedua partai segera merespons dua surat yang telah dikirim pada 11 April dan 16 April lalu. "Harus diakui, pengurangan personel di DPRD telah mengakibatkan kinerja lembaga itu kurang optimal. Parpol yang bersangkutan sebenarnya juga rugi kalau tidak segera mengisi kekurangan itu karena secara keterwakilan tidak bisa memberikan andil dalam keputusan politik," tegasnya, Kamis lalu. DPRD, lanjut dia, tidak hanya mengirim surat bernomor 171.1/126 tanggal 11 April 2005 kepada Ketua DPD Partai Golkar Surakarta dan surat bernomor 171.1/134 kepada Ketua DPC PDI-P Surakarta menyusul pengunduran diri dua anggota DPRD, yakni Heru S Notonegoro SH pada 11 April dan FX Hadi Rudyatmo 16 April. Apalagi, kata dia, sebelumnya tiga anggota tidak aktif untuk sementara waktu karena ditahan di Rutan Kelas I karena kasus dugaan korupsi APBD 2003. Mereka adalah Yusuf Hidayat (Wakil Ketua DPRD), Drs Bandung Joko Suryono (Ketua Komisi III), dan Darsono SE (anggota Komisi IV). Ketua DPD Partai Golkar Surakarta RM Kus Raharjo mengakui PAW tertunda akibat kesibukan pilkada. "Tapi saya sudah memerintah sekretaris untuk segera mengirimkan surat balasan permintaan PAW itu," ungkapnya. Pihaknya juga sudah menunjuk Bekti Karebet selaku calon dari daerah pemilihan Banjarsari yang berada di urutan berikutnya. Sementara itu, DPC PDI-P Surakarta akan segera menggelar rapat untuk menunjuk YF Sukasno yang berada di urutan nomor lima dari daerah pemilihan Jebres. (G13-27m) |