| Sabtu, 02 Juli 2005 | SALA |
Pengamen Ditikam Teman SendiriSTASIUN BALAPAN - Percekcokan antara sesama pengamen yang terjadi di Stasiun Balapan Solo, berakhir tragis. Sutrisno (38) yang diduga mencopet terkena tikaman pada rusuk iga kiri yang dilakukan rekannya sendiri, Agung (34). Perselisihan kedua pengamen yang kerap beraksi di tempat pemberhentian kereta api itu, diduga karena soal pembagian hasil ngamen. Menurut pedagang asongan, Sri Nining (31), pertengkaran keduanya sudah berlangsung sejak Kamis (30/6) lalu. Begitu keduanya bertemu kembali di Stasion Balapan, perkelahian terjadi lagi. Namun, sebelum terjadi penusukan, Agung sempat meminta kepada Sri Nining untuk membelikan dua batang rokok. Begitu saksi sedang membeli rokok, pertengkaran antara Agung dan Sutrisno tidak terelakkan. "Entah siapa yang mengawali, saat kembali untuk menyerahkan rokok, saya melihat Sutrisno sudah terkapar di antara Gerbong KA 9 dan 10," kata saksi yang tinggal di Desa Praon RT 6 RW 8, Nusukan, Banjarsari, itu. Saksi itu tidak mengetahui kaburnya Agung. Karena saat terjadi penusukan, Sri Nining berada jauh dari lokasi kejadian untuk membelikan rokok atas permintaan Agung. Begitu melihat kondisi korban berlumuran darah yang keluar dari perut sebelah kiri, saksi yang juga teman korban itu lalu berteriak minta tolong. Penganiayaan yang terjadi di Stasiun Balapan Solo, tepatnya di rel KA sebelah utara, itu tentunya mengundang perhatian banyak orang. Begitu mengetahui ada korban penusukan, sebagian warga yang ada di Stasion Balapan Solo berusaha menolongnya. Ada pula saksi yang kemudian melapor kejadian itu kepada aparat kepolisian terdekat. Tidak lama kemudian, puluhan petugas tiba di lokasi kejadian. Selain melacak keberadaan tersangka yang telah teridentifikasi, petugas juga membawa korban ke RSUD Dr Moewardi, Jebres, untuk mendapatkan pertolongan. (G11-36a) |