| Sabtu, 02 Juli 2005 | PANTURA |
Polres Beri Penghargaan pada Petugas Kamar Mayat RSUDKAJEN - Segenap anggota Polri diminta mewaspadai kejahatan-kejahatan transnasional, seperti peredaran narkoba, penyelundupan, dan terorisme. Globalisasi dinilai berdampak kepada makin merebaknya kejahatan-kejahatan transnasional. Kapolri Jenderal Polisi Drs Da'i Bachtiar SH mengatakan hal itu dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kapolres Pekalongan, AKBP Drs Lotharia Latief, dalam upacara peringatan HUT Ke-59 Bhayangkara, di Mapolres Pekalongan, kemarin. Kapolri juga menegaskan berbagai agenda yang harus dikerjakan, seperti pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada), penanganan pembalakan kayu, korupsi, dan beberapa pelaku terorisme yang belum tertangkap. "Seluruh anggota Polri harus terus meningkatkan fungsinya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujarnya. Dalam upacara tersebut, disematkan Bintang Bintara Naralaya dan Satya Lencana Kesetiaan dari Presiden RI dan Polri kepada dua anggota Polres Pekalongan, yaitu AKP Margono dan Aipda Hadi Suprapto, setelah dinilai bertugas dengan baik selama 24 tahun. Penghargaan Setelah upacara, peringatan HUT Bhayangkara di Polres Pekalongan dilanjutkan dengan tasyakuran di Aula Mapolres. Dalam acara itu, Polres Pekalongan memberikan penghargaan kepada beberapa warga Kabupaten Pekalongan yang dinilai berjasa besar dalam membantu tugas kepolisian. Empat orang yang juga dianugerahi menjadi keluarga besar Polres Pekalongan itu adalah Lurah Kajen, Heruwanto SIP; warga Karangdadap, H Wahab; petugas kamar mayat RSUD Kraton, Teguh; serta pembantu polisi (Banpol) Kedungwuni, Salimun. Dalam kesempatan itu, Kapolres juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kota Santri jika ada anggotanya yang melakukan sesuatu yang tidak diharapkan masyarakat. Dalam memperingati HUT Bhayangkara, Polres Pekalongan menggelar beberapa kegiatan, di antaranya lomba cerdas cermat, jalan sehat, tadarus Alquran, pergelaran wayang kulit, serta reli wisata. Acara tersebut dihadiri segenap pejabat Muspida Kabupaten Pekalongan, di antaranya Bupati Pekalongan, Drs H Amat Antono, Ketua DPRD, Asip Kholbihi, Kepala Kejari Kajen, Hadi Purwoto SH, Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan, Rosida Idrus, para tokoh masyarakat, ulama, dan elemen masyarakat lainnya.(G16-17a) |