logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juli 2005 OLAHRAGA
Line

Sembilan Negara Ikuti Invitasi Silat Perisai Diri

YOGYAKARTA -Sejumlah pendekar dari sembilan negara siap bertanding dalam Invitasi Internasional Silat Perisai Diri yang bakal digelar 2-7 Juli ini di Hall Tenis Indoor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Menurut Herdjoko, panitia lomba, kejuaraan ini selain diikuti pesilat-pesilat tangguh dari dalam negeri juga diikuti para pendekar tangguh dari Australia, AS Inggris, Belanda, Malaysia, Jepang, Timor Leste, Jerman, dan Swiss.

Kejuaraan silat memperingati 50 tahun Perisai Diri tersebut bakal dibuka Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Menurut Ketua Panitia Ir Hertiarto Msi, hingga saat ini sudah 497 peserta yang terdaftar.

''Ini merupakan ajang reuni saudara kami yang menggeluti beladiri silat Perisai Diri. Jumlah itu dipastikan akan meningkat, karena panitia menerima data tambahan setiap hari,'' ujar Hertiarto.

Dalam kejuaraan ini, para pendekar dari AS sengaja datang lebih awal agar bisa menyesuaikan diri dengan cuaca dan udara Yogyakarta. Setelah itu disusul para pendekar dari Negeri Kangguru. Sementara beberapa tim dari Indonesia seperti dari Nusa Tenggara Timur, Riau, Kepulauan Riau, maupun Sumatera Utara tiba di Kota Pelajar pada Kamis (30/6) lalu. Dengan demikian, seluruh peserta sudah tiba di Yogyakarta.

Pada Rabu (29/6) lalu panitia diterima Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kantor Gubernur Kepatihan. Orang nomor satu di Keraton Yogyakarta itu menyatakan kesediaannya menghadiri dan memberikan sambutan dalam acara HUT ke-50 (Ulang Tahun Emas) Perisai Diri.

Peringatan ulang tahun emas itu akan digelar di Keraton Yogjakarta Sabtu malam ini. Perisai Diri didirikan oleh almarhum RM Soebandiman Dirdjoatmodjo pada 2 Juli 1955 di Surabaya. ''Pak Dirdjo, demikian panggilan Guru Besar Perisai Diri ini lahir di Yogjakarta dan merupakan kerabat dari keluarga besar Paku Alaman,'' jelas Hertiarto.

Kejuaraan ini juga akan disaksikan langsung Ketua Kehormatan Silat Perisai Diri, Letjen TNI (Purn) HM Ismail (mantan Gubernur Jateng), Ketua Persekutuan Silat Antarbangsa Eddy M Nalapraya (mantan Ketua Umum PB IPSI).

''Saya ingin silat bisa dipertandingkan di arena olahraga internasional seperti Olimpiade. Bagaimana strategi menembus ke sana, itu yang harus dipikirkan bersama,'' ujar Sultan. (sgt-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA