| Sabtu, 02 Juli 2005 | OLAHRAGA |
Garuda Emas Berjaya di Kejurda WushuSEMARANG- Sasana Garuda Emas (GE) Kota Semarang kembali berjaya di arena wushu Jawa Tengah. Mereka berhasil menjadi juara umum pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Wushu Taolu 2005 yang berlangsung di Rita Mall Tegal, 26-27 Juni. Dengan perolehan tujuh medali emas, enam perak dan tiga perunggu, GE sukses mengungguli rival beratnya juara bertahan Pengcab Banyumas yang kali ini hanya menjadi runner up. Dengan torehan kemenangan itu, sasana yang bekedudukan di Tanah Mas Semarang tersebut berhasil merebut kembali Piala Bergilir Gubernur Jateng untuk kali keempat. Sebelumnya, mereka tiga kali berturut-turut menjadi juara kejurda mulai tahun 1999, namun Pengcab Banyumas mengambilnya pada tahun 2004. Menurut Ketua I Sasana GE, Hendra B Pradigda, prestasi membanggakan itu bisa dicapai dengan kekompakan pengurus, pelatih, dan atlet-atletnya. "Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Piala Gubernur yang berhasil direbut kembali kami dedikasikan kepada almarhum guru besar Edhy Chandra yang meninggal 25 Mei kemarin," katanya. Pada hari pertama kejuaraan, GE yang mengirimkan 15 atletnya sempat tertinggal dari Banyumas yang telah mengumpulkan enam emas. GE sendiri berada di urutan dua besar dengan perolehan lima emas, satu perak dan satu perunggu. Pada hari terakhir, mereka berhasil menambah pundi-pundi medalinya dengan dua emas, lima perak dan dua perunggu. Atlet Pemula Atlet pemula berbakat Arief Wiyarta Prakarsa (10) mencatat prestasi spektakuler dengan menyumbangkan keseluruhan emas dari nomor golok dan toya di hari terakhir. Dua emas tersebut melengkapi satu emas yang direbutnya pada hari pertama dari nomor chang quan. "Ini hal yang luar biasa, karena dia adalah atlet pemula. Padahal, usia lawan yang dihadapi terpaut jauh di atasnya," jelas pelatih GE, Sutantyo Purnamadjaja. Selain Arief, sembilan atlet lain yang berhasil menyumbangkan medali adalah Billy Erdianto (1 emas, 1 perak), Dessy Wulandari (1 emas, 1 perunggu), Ardian Audy W (1 emas), Faustina Chandra (1 emas), Christy Allicya P (2 perak), Tri Joko (1 perak), Ikhsan Hadi (1 perak), Adithya Anggie (1 perak), dan Devi Indaryanti T (2 perunggu). Hendra mengatakan bahwa atlet-atletnya akan tetap loyal kepada Kota Semarang dalam Porda mendatang. "Walau ada daerah lain yang mengiming-imingi bonus besar, kami akan tetap membela tim Semarang," tandasnya diamini Sutantyo. (aim-40) |