| Sabtu, 02 Juli 2005 | OLAHRAGA |
Yudo Hadijanto Akan Tangani Kiper PSSI U-20JAKARTA-Mantan kiper tim nasional era di era kejayaan Sucipto Suntoro, Yudo Hadijanto, diproyeksikan menjadi pelatih khusus penjaga gawang di tim nasional. Agenda paling mendesak adalah mempersiapkan PSSI U-20 menghadapi Piala ASEAN awal Agustus di Palembang. "Saya telah menyetujui tawaran PSSI tersebut, ditunjukmelatih tim nasional mana pun saya siap," kata mantan kiper timnas ini. "Untuk sementara, sepertinya saya bakal menangani tim nasional U-20," papar pria berusia 64 tahun asal Solo itu. Dia menunggu surat pengangkatan dari PSSI. Karena itu, mantan kiper Indonesia Muda di era Galatama tersebut akan bertemu Direktur Tim Nasional PSSI Muhammad Zein, Sabtu (2/7) ini. Menurut Muhardi, Sekretaris Bidang Liga, penunjukkan Yudo ini sangat tepat karena posisi spesialis kiper memang belum terisi. "Dari segi pengalaman, Pak Yudo tak perlu diragukan lagi," kata Muhardi. Kerja Sama Yudo adalah kiper andalan Indonesia dari masa pertengahan 1960-an sampai awal 1970-an. Ia menjadi pemain mulai 1961. Selepas mundur, pria berperawakan kurus ini menjadi salah satu asisten Wiel Coerver, pelatih asal Belanda yang berperan besar bagi pembentukan pondasi permainan timnas Indonesia. Saat masih bermain, aksi-aksi Yudo kerap diibaratkan bak harimau terbang. Ia mengantungi sertifikat kepelatihan nasional dan internasional. Sebagai pelatih kiper, dia pernah menangani tim nasional untuk Pra-Olimpiade, Pra-Piala Dunia 1982, dan tim Asian Games 1986 Seoul yang menorehkan prestasi sampai semifinal. Yudo sendiri siap bekerja sama dengan pelatih kepala tim nasional Peter Withe. "Namun, saya juga menunggu tanggapan Withe, apakah dia cocok dengan pola latihan saya atau tidak," katanya. Withe juga dibantu duet pelatih khusus tim nasional U-20, Muhammad Alhadad dan Rully Nere. Mereka akan memimpin timnya di Piala ASEAN 2005 yang diselenggarakan di Palembang, 1-14 Agustus. Kejuaraan ini diikuti sepuluh kesebelasan. Kendala utama yang dihadapi PSSI U-20 adalah belum adanya seorang manajer. "Kami tengah menawarkan posisi itu kepada Camby Hutapea (pemilik SSB Biang Bola), namun dia masih menolak," kata Muhardi.(wgm-22) |