| Sabtu, 02 Juli 2005 | OLAHRAGA |
Indriyanto cs Diminta Jaga EmosiPEKANBARU-Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah tidak mengkhawatirkan faktor nonteknis pada pertandingan lawan PSPS Pekanbaru, Minggu besok (3/7) di Stadion Rumbai. Apa pun keputusan wasit akan dihormati. Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan diminta menjaga emosinya. "Yang penting bermain bagus. Jadi, tidak perlu khawatir pada wasit. Anak-anak harus tetap tenang dan konsentrasi selama pertandingan," harap mantan pelatih timnas U-21 itu. Bambang mengatakan sebagai tuan rumah, wajar jika Rochi Poetiray cs ingin memenangi pertandingan. Apalagi di dua pertandingan tandang lawan Persija Jakarta dan Arema Malang, mereka gagal mendulang poin. Hal itu membuat posisi tim berjuluk Askar Bertuah itu semakin melorot mendekati zona degradasi. Dipastikan, PSPS akan main ngotot dan all out. Kebangkitan anak-anak asuhan Marchello Alexander Pacheco Reyes inilah yang akan diwaspadainya. Offside "Mereka tentu ingin menjauh dari zona degradasi. Wajar jika ngotot ingin menang. Namun, kami pun tidak ingin mengalah begitu saja. Sebab, PSIS juga butuh poin untuk mempertahankan posisinya di papan atas," terang mantan striker tim nasional itu. Untuk mengantisipasi hal-hal nonteknis, Bambang akan menginstruksikan anak-anak asuhannya agar menghindari menggunakan jebakan offside. Hal itu berdasarkan pengalaman-pengalaman di pertandingan tandang. "Main tenang dan disiplin saja. Tidak usah sering-sering mengandalkan jebakan offside," ujar Bambang yang juga menyatakan cuaca Pekanbaru yang panas tidak akan memengaruhi kondisi anak-anak asuhannya di pertandingan besok. Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan tiba di Pekanbaru kemarin pukul 11.10 WIB. Setelah istirahat, mereka menjalani latihan di lapangan dekat Hotel Mutiara Merdeka sekitar pukul 16.00 WIB. Para pemain melakukan latihan ringan dan game kecil. Tujuannya hanya untuk menjaga kondisi. Para pemain terlihat enjoy. Buktinya, canda tawa terus terdengar. Rencananya, pagi ini sekitar pukul 07.30, PSIS akan mencoba Stadion Rumbai. (H13-22) |