| Sabtu, 02 Juli 2005 | NASIONAL |
Wonogiri Tempat Pelarian TerorisWONOGIRI - Langkah tim antiteror Markas Besar (Mabes) Polri Jakarta yang memburu dan menangkap tersangka yang diduga para pelakunya lari ke Wonogiri, mengukuhkan bahwa Wonogiri ternyata potensial untuk tempat pelarian buron teroris bom yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Seperti diberitakan Suara Merdeka (1/7), satuan tim antiteror dari Mabes Polri Jakarta telah melakukan penggerebekan ke rumah pengusaha UD (Usaha Dagang) Massa. Mereka menangkap dua tamu yang bertandang ke rumah Joko, yakni seorang yang diduga tersangka Iqbal dan rekannya. Bersamaan dengan itu, tim Mabes juga membawa Joko bersama empat karyawannya, terdiri atas Gino, Dani, Anto, dan Hana. Untuk memastikan apakah yang ditangkap itu benar Iqbal, dan rekannya satu lagi sebagai kawanan tersangka teroris bom kelompok Dr Azahari, masih belum diperoleh konfirmasinya. Sebab begitu ditangkap, mereka langsung dibawa ke Jakarta. Bahkan sejak penangkapan itu, keluarga Joko di Pokoh Wonoboyo, Wonogiri mengaku menjadi kehilangan kontak. Kapolres Wonogiri AKBP Sutoyo, saat dihubungi wartawan membenarkan adanya langkah penggerebekan yang dilakukan oleh tim Mabes Polri ke Pokoh Wonogiri. Wakapolres Kompol Tri Sukamto, Jumat (1/7), saat dihubungi di sela-sela tugasnya sebagai inspektur upacara HUT Ke-59 Bhayangkara mengatakan, terlalu dini kalau menyatakan Wonogiri potensial sebagai tempat pelarian buron tersangka teroris bom. ''Sebab, bisa jadi keberadaannya di Wonogiri hanya berniat bertamu.'' jelasnya. (P27-42d) |