logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juli 2005 NASIONAL
Line

Presiden Minta Polri Lebih Ramah


DA'I PAMITAN: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan salam kepada Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar saat tiba di tempat upacara puncak peringatan HUT Ke-59 Bhayangkara di Pusat Latihan Multifungsi Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/7). Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar berpamitan dengan seluruh anggota Polri dan masyarakat, meski belum ada serah terima jabatan. (30n)

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta polisi untuk benar-benar melayani masyarakat dengan keramahan dan kualitas yang lebih baik. Saat ini masyarakat banyak yang mengeluhkan kurang baiknya pelayanan Polri.

Presiden mengatakan hal itu ketika memberikan amanat dalam upacara peringatan HUT Ke-59 Bhayangkara di Pusat Pelatihan Multifungsi Polri, Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat kemarin.

Dalam upacara peringatan tersebut, Presiden sekaligus meresmikan Pusat Latihan Multifungsi Polri. Lokasi pusat latihan itu hanya berjarak tiga kilometer dari kediaman pribadi Presiden SBY (Puri Cikeas). Menurut rencana, upacara Hari Bhayangkara pada tahun-tahun berikutnya akan dilakukan di tempat tersebut.

Presiden juga meminta Polri dapat mengemban tugas secara profesional mengutamakan tindakan preventif dan persuasif serta tetap tegas tanpa harus melakukan kekerasan yang tidak perlu.

"Kepada jajaran Polri, saya minta untuk meningkatkan kualitas moral, mental, perilaku, pengetahuan, dan keterampilan sebagai polisi yang profesional," kata kepala negara.

Dia juga mengatakan, Polri hendaknya melanjutkan dan meningkatkan tugas penegakan hukum seperti memberantas berbagai bentuk kejahatan, termasuk kejahatan transnasional, penyelundupan BBM, dan illegal logging.

Presiden juga menyinggung soal pelayanan masyarakat dengan memakai teknologi modern seperti SMS, e-mail, dan telepon, mengingat tuntutan masyarakat akan pelayanan yang cukup memadai.

Walaupun di tengah-tengah berbagai keterbatasan, Polri dinilai telah mencapai keberhasilan dalam memberantas kejahatan transnasional, termasuk terorisme dan pemberantasan narkoba.

Polri juga telah sukses melakukan kerja sama yang baik dengan negara-negara lain, terutama dengan negara-negara tetangga. Pada bagian akhir amanatnya sebagai inspektur upacara, Presiden memberikan penghargaan kepada Polri.

Selain Presiden dan Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar, hadir dalam acara tersebut Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta istri. Bertindak sebagai komandan upacara adalah Komisaris Besar Polisi Carlo Tewu.

Dalam acara tersebut juga dilakukan defile peserta upacara yang kemudian diikuti oleh berbagai atraksi antara lain stabo (turun dengan kecepatan tinggi dari helikopter dengan bantuan tali), penjinakan bom oleh Satuan Gegana, penanganan demonstrasi, penyergapan komplotan penjahat dengan mobil. (F4-49n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA