| Sabtu, 02 Juli 2005 | SEMARANG |
Saksi Melihat Pradjoko Gebrak MejaSEMARANG - Tiga orang saksi dari DPD Partai Demokrat (PD) Jateng mengaku, mereka melihat mantan Ketua DPC Kota Semarang Pradjoko Haryanto dan anggota lainnya HM Leo Sastra menggebrak meja rapat di Kantor DPD Jalan Gajah 155 pada 8 Februari lalu. Ketiga saksi yang dihadirkan jaksa Eko Suwarni SH itu semuanya kader Partai Demokrat Jateng. Yakni Sugiarti SH MH, Anik Amikawati, dan Mundir Afif. Mereka hadir dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Semarang. Sidang dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Pradjoko bersama dua orang rekannya, yakni pengurus Leo Sastra dan satgas DPC Sudarno. Sidang yang dipimpin hakim Boedi Hartono SH berlangsung Kamis (30/6). Ketiga saksi menuturkan perbuatan tersebut dilakukan seusai sekretaris tim evaluasi DPD PD Jateng Budi Nugroho Siswojo SH mengumumkan pencabutan mandat Pradjoko sebagai ketua DPC. Anik, pengurus harian DPD menjelaskan, dirinya bersama anggota tim evaluasi dan pengurus harian DPD lain meninggalkan rapat. Kemudian dia pergi ke lantai atas kantor itu untuk memberikan kesempatan bagi Pradjoko dan Didik Marsudi (pihak yang berseteru dengan terdakwa-Red) melakukan islah/damai. Pencabutan Mandat Setibanya lagi di lantai bawah, kedua belah pihak mengatakan tidak dapat menempuh jalan damai. ''Kemudian Budi Nugroho mengumumkan pencabutan mandat tersebut,'' imbuh Anik. Ketiga saksi mengaku melihat Pradjoko menggebrak meja rapat disusul oleh Leo hingga mengakibatkan kaca meja pecah. Para terdakwa mengakui hal tersebut. Namun Pradjoko menegaskan hanya memukul sekali dan bukan dua kali seperti keterangan saksi Anik. Menurut para saksi, suasana saat itu menjadi sangat kacau. Mereka bahkan tidak dapat mengenali orang yang memukul meja rapat dengan kursi lipat. Para saksi tidak dapat memberikan keterangan atas perbuatan terdakwa Sudarno. Mereka mengaku tidak enak dengan satgas partai itu. Saksi juga melihat Pradjoko pergi ke lantai atas setelah pengumuman tersebut. ''Saya tidak tahu apa yang ia lakukan di sana, namun saya melihat Pak Subiyakto (Ketua DPD PD Jateng-Red) turun sambil mengatakan hendak pergi ke rumah sakit,'' tutur Sugiarti. Hal senada diungkapkan saksi Anik. Ia menambahkan, kala itu melihat pipi kiri Subyakto memar. ''Pak Subiyakto juga mengaku pusing dan sakit perut,'' papar Anik. (H11-60). |