logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juli 2005 SEMARANG
Line

Kejar Penadah Motor ke Pati

Kelompok Mranggen Lain Teridentifikasi

SEMARANG- Polisi masih melakukan pengembangan terhadap kawanan pencuri motor dan mobil kelompok Mranggen. Ada tiga orang tersangka yang kini diburu Tim Resmob Polres Semarang Timur.

Mereka adalah Sun, seorang penadah asal Desa Dukuhseti, Pati, serta Kad dan Duk, ''pemetik'' (pencuri) sekaligus penadah yang tinggal di Mranggen, Demak.

Selain itu, polisi juga melakukan penyelidikan kemungkinan adanya hubungan kelompok tersebut dengan kelompok lainnya.

Teridentifikasi, ternyata komplotan pencuri motor di Mranggen tidak hanya satu, namun beberapa kelompok. Kelompok itu dibedakan sesuai dengan asal desa atau kampung mereka.

Sebagaimana diberitakan (SM; 30/6), empat orang anggota komplotan pencuri motor dan mobil asal Mranggen diringkus aparat Resmob Polres Semarang Timur. Seorang dari mereka terpaksa ditembak kaki kirinya, karena berusaha kabur saat diminta menunjukkan tempat kawan-kawannya. Mereka adalah Muslimin (38), Bambang (20), Suparjo (21) dan Solikun (22), semua mengaku dari Desa Karangsono, Mranggen.

Kapolres Semarang Timur AKBP Drs Juhartana MSi mengatakan, kelompok mereka di antaranya kelompok Karangsono, Kangkung, Batursari, dan Banyumeneng. Antarkelompok tidak saling mengenal, namun rata-rata memiliki modus yang sama, yakni menggunakan kunci T.

Motif Ekonomi

''Kelompok kelompok itu dibedakan sesuai dengan asal desa mereka. Mereka melakukan kejahatan rata-rata bermotifkan ekonomi, yakni mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup,'' tambah melalui Kasat Reskrim AKP Suwarto SH kepada Suara Merdeka, Jumat (1/7).

Menurut dia, anggota kelompok-kelompok itu cukup banyak. Pencuri motor yang teridentifikasi puluhan orang. Mereka sering beraksi di Semarang dan sekitarnya. Hidup mereka selalu berpindah-pindah untuk menghindari kejajaran polisi.

Saat berangkat menuju ke sasaran, kata Kapolres, mereka selalu berkelompok. Setiap kelompok terdiri atas empat sampai enam orang. Namun ketika sampai di sasaran, hanya dua orang yang aktif, sedang yang lainnya kabur terlebih dahulu.

Mengenai kelompok Mranggen asal Desa Karangsono, pihaknya telah melakukan pengejaran. Untuk mencari barang curian, petugas juga memburu Sun ke Pati. Sedangkan Kad dan Duk, masih dicari di wilayah Mranggen.

''Kami sudah tahu di mana tempat tinggal mereka. Tetapi setelah kami kepung, mereka sudah tidak ada di rumahnya. Namun begitu, mereka tetap menjadi target operasi yang harus ditangkap,'' katanya. (G5-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA