logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juli 2005 SEMARANG
Line

PSB secara Serentak 4-7 Juli

SEMARANG - Pendaftaran siswa baru jenjang SD, SMP, dan SMA negeri untuk wilayah Jateng dilakukan serentak pada 4-7 Juli mendatang. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Drs Suwilan Wisnu Yuwono MM mengungkapkan hal itu, kemarin.

Hasil kesepakatan para kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota dan kakandep Depag se-Jateng memutuskan, hari pertama masuk sekolah SD, SMP, dan SMA tahun pelajaran 2005/2006 adalah 18-20 Juli.

Dengan demikian, sebelumnya harus dilakukan masa pendaftaran siswa baru, tes khusus, analisis penyusunan peringkat, pengumuman, dan daftar ulang masuk sekolah.

''Penerimaan siswa baru pada prinsipnya memberi kesempatan kepada warga negara usia sekolah untuk memperoleh layanan sebaik-baiknya. Sekolah tidak diperbolehkan menolak peserta didik kecuali daya tampungnya terbatas,'' paparnya.

Seleksi hanya diperkenankan apabila daya tampungnya tak sebanding dengan minat calon peserta didik. Berdasarkan kesepakatan tersebut, proses seleksi masuk jenjang SMA hanya boleh berdasarkan pada peringkat nilai yang disusun atas hasil ujian nasional (UN). Sebaliknya, jenjang SMP berdasarkan tes masuk. Khusus SMK dilakukan tes khusus sesuai dengan kemampuan dan minat peserta didik serta bidang keahlian masing-masing.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Drs Sri Santoso mengungkapkan, pendaftaran siswa baru di sekolah negeri di Kota Semarang untuk SD Rp 7.500 , SMP Rp 17.500, SMA Rp 20.000, dan SMK Rp 20.000 - Rp 25.000.

Calon peserta didik disarankan memilih sekolah yang berdasarkan rayon asal sekolah yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan. Sebaliknya, yang mendaftar di luar rayon harus menerima konsekuensi sesuai dengan aturan yang berlaku.

''Pada tingkat SMA ,calon peserta didik diberi kewenangan memilih dua sekolah. Seperti halnya dalam SPMB di PTN, urutan pilihan merupakan urutan minat yang dipilih calon siswa,'' tuturnya.

Melalui SMS

Perkembangan peringkat pendaftar selama masa pendaftaran, ujar dia, orang tua siswa atau calon siswa bisa mengetahui melalui jurnal yang terpasang di sekolah. Selain itu bisa melalui pesan singkat (SMS) telepon seluler dari nomor 081325865345 yang berisikan posisi pendaftar di sekolah tersebut.

''Selama masa pendaftaran hingga pengumuman, calon siswa akan mendapatkan lima SMS. Ini akan memudahkan siswa agar tidak usah bolak-balik memantau perkembangan pendaftar di suatu sekolah,'' ungkapnya.

Sementara itu, SMPN 2 yang memiliki kelas akselerasi juga akan melakukan ujian khusus selain ujian masuk SMP seperti SMP negeri yang lain. Kepala SMPN 2 Drs Sutomo AMd mengatakan, pihaknya telah melakukan serangkaian persiapan untuk menyeleksi penerimaan siswa baru. Pengalaman tahun lalu, jumlah mendaftar akan membeludak di sekolah yang memiliki daya tampung 279 siswa itu.

Pagi ini, SMPN 2 akan mengadakan sosialisasi untuk kelas akselerasi. Sutomo mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam memilih sekolah bagi anaknya. (H7,sjs-60j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA