logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juli 2005 KEDU & DIY
Line

KPUD Hargai Golput yang Nyoblos

MAGELANG - Dibandingkan dengan golput yang tidak menggunakan hak pilihnya, KPUD Kota Magelang menghargai golput yang datang mencoblos ke TPS meski surat suaranya tidak sah.

''Ini kami namakan golput yang gentleman,'' ujar Ketua Divisi Pencalonan KPUD Ir Bagus Triwiyono, Jumat kemarin.

Data yang diterima KPUD, pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Magelang, Senin (27/6), berjumlah 67.039 orang (77,45%). Yang tidak datang 19.514 orang atau 22,55%. Dari 67.039 pemilih tersebut, 3.541 (4,09%) surat suaranya dinyatakan tidak sah.

Penyebab surat suara tidak sah, lanjut Bagus, antara lain karena gambar kedua pasangan calon dicoblos semua, yang dicoblos garis batas gambar kedua pasangan calon, dan yang dicoblos di luar gambar pasangan calon.

''Alasannya mungkin karena tidak cocok dengan kedua pasangan calon itu sehingga gambarnya dicoblos dua-duanya atau karena tidak tahu mencoblos secara benar,'' ungkapnya.

Sementara itu, golput yang tidak datang ke TPS bisa juga karena tidak cocok dengan kedua pasangan calon, bisa pula karena alasan ekonomi.

Misalnya mereka yang bekerja baik di dalam maupun di luar kota. Jika sehari tidak masuk kerja tidak mendapat penghasilan atau tidak mendapat izin dari atasannnya.

Karena itu, golput yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya walau surat suaranya tidak sah harus dihargai karena mereka sudah bertindak gentleman.

Jumat kemarin, hasil perolehan suara sementara tidak ada perubahan. Pasangan calon H Fahriyanto - Drs Noor Muhammad mendapat 31.919 dan pasangan H Bambang Pradjuritno SH - Drs H Soetjipto 31.579 suara. Selisihnya 340 suara. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Magelang Selatan, Jumat (1/7) sore merekapitulasi perolehan suara. Pada Sabtu (2/7), PPK Magelang Selatan menyusul.

Saat ditanya apakah rekapitulasi di PPK bisa mengubah perolehan suara secara signifikan, Bagus menekankan, kemungkinan itu sulit. Sebab, PPS sudah merekapitulasi dan hasil perolehan suara sementara tetap sama. ''Jika ada penambahan atau pengurangan, mungkin hanya satu atau dua suara,'' ujarnya. (P60-39j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA