logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juli 2005 KEDU & DIY
Line

Mendaftar ke KPUD Menumpang Becak

PURWOREJO - Dibanding dua pasangan lain, pendaftaran pasangan calon bupati (cabup) H Marsaid SH MSi dan calon wakil bupati (cawabup) Drs H Slamet Darsono MM ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) berlangsung cukup meriah.

Mereka diantar ratusan pengayuh becak menuju KPUD, Kamis (30/6) malam lalu.

Diawali pembacaan doa yang dipimpin Ketua Dewan Syuro PKB, KH Sholeh Nur, rombongan berangkat dari rumah dinas Ketua DPRD, Angko Setyarso Widodo, sekitar pukul 20.30. Layaknya tradisi khataman, barisan paling depan adalah beberapa pemuda yang mendemonstrasikan abit (permainan api), disusul pasukan dian sewu (oncor/pelita), serta rebana.

Akibat banyaknya pengantar, akhirnya jalur kendaraan umum di Jalan Mayjen Sutoyo dialihkan melalui jalur lain.

Siang harinya, sekitar pukul 11.30 pasangan H Kelik Sumrahadi SSos MM dan Drs H Mahsun Zain juga mendaftar ke KPUD. Mereka hanya diantar beberapa anggota DPRD dan pengurus DPD Partai Golkar. Ketua harian DPD Golkar, Dhani Purwadi SSos, saat mendaftarkan Kelik-Mahsun meminta perhatian kepada KPUD dan Panwas Pilkada.

Memberi Keleluasaan

Sebab, kata Dhani, peraturan yang berlaku sekarang seolah memberi keleluasaan kepada calon bupati dari bupati definitif untuk menggunakan fasilitas dan kewenangannya.

Desakan seperti itu, kata Dhani, diajukan setelah dia melihat pengalaman di beberapa daerah lain yang melakukan pilkada. Sebab, bupati definitif tetap aktif menduduki jabatannya.

Berkaitan dengan kekhawatiran seperti itu, Marsaid ketika diminta tanggapannya menyatakan akan membedakan antara kepentingan dinas dan pencalonannya. Untuk itu, dia juga akan mengajukan cuti saat memasuki masa kampanye.

Dia akan mengatur, apakah cutinya bersama-sama dengan cawabup Slamet Darsono (kepala Bawasda) atau secara bergantian.

Baik Kelik maupun Marsaid, ketika ditemui secara terpisah berharap pilkada dapat berjalan lancar dan aman. Marsaid saat ditanya tentang target pilkada bagi dia, tidak bersedia memberikan banyak komentar.

''Ya, wajar-wajar sajalah. Toh semuanya dikembalikan kepada rakyat. Yang penting, antarcalon jangan saling bermusuhan. Biar masyarakat yang menilai,'' kata Marsaid.(yon-39a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA