logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Juli 2005 INTERNASIONAL
Line

AS Cari-cari Kesalahan Ahmadinejad

Iran Bantah Tuduhan Washington

WASHINGTON - Tudingan Amerika bahwa Mahmoud Ahmadinejad (48) terlibat dalam aksi penyanderaan Kedutaan AS di Teheran pada 1979 dibantah pihak Iran. Dua tokoh penggeraknya Jumat kemarin menyatakan Ahmadinejad tidak terlibat dalam aksi itu.

Presiden AS George W Bush Kamis lalu mengungkapkan keinginannya untuk mengetahui apakah presiden terpilih Iran itu menjadi pemimpin dalam aksi penyanderaan tersebut atau tidak.

Abbas Abdi, yang membantu penyerbuan mahasiswa militan Iran ke Kedubes AS itu, mengatakan Ahmadinejad tidak ikut menduduki gedung misi diplomatik Amerika tersebut.

Keterangan senada diungkapkan oleh Mohsen Mirdamadi, tokoh yang menggerakkan aksi penyanderaan tersebut. Dia mengatakan, laporan-laporan mengenai keterlibatan Ahmadinejad dalam aksi 1979 itu sama sekali tidak benar.

Beberapa warga Amerika yang menjadi korban penyanderaan 1979 silam mengatakan mereka mengenali wajah Ahmadinejad sebagai pemimpin aksi tersebut.

Pejabat AS tengah menganalisis sejumlah foto dan informasi lain untuk mencari tahu apakah mantan Wali Kota Teheran itu berperan dalam aksi tersebut atau tidak.

Sulit Pulih

''Jelaslah, banyak pertanyaan mengenai keterlibatannya. Beberapa orang tengah mencari jawaban atas pertanyaan itu. Saya yakin, mereka bakal menemukannya,'' kata Bush.

Presiden AS itu mengatakan belum punya banyak informasi mengenai Ahmadinejad.

Bush memperingatkan Ahmadinejad bahwa dia dan para pemimpin Eropa akan menyatukan sikap mengenai ambisi nuklir Iran.

Ahmadinejad bersikeras tetap mengembangkan program nuklir Iran. Dia mengabaikan seruan agar Teheran memperbaiki hubungan dengan Washington.

Jika dia terbukti terlibat dalam aksi penyanderaan Kedubes AS itu, hubungan Teheran dan Washington diperkirakan makin sulit dipulihkan.

Pemerintah AS belum menjalin kembali hubungan diplomatik dengan Iran sejak drama penyanderaan selama 444 hari tersebut. Sekitar 50 warga AS disandera sejumlah mahasiswa militan Iran pada November 1979 sampai Januari 1981.

Stephen Hadley, penasihat keamanan nasional Gedung Putih, mengatakan belum ada kepastian apakah Ahmadinejad ada di dalam foto-foto aksi penyanderaan tersebut.(rtr-ben)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA