SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Selasa, 28 Juni 2005

JAKARTA- Mendag Mari Pangestu mengeluarkan surat perpanjangan larangan impor beras tahun 2005, menyusul berakhirnya masa larangan impor komoditias strategis tersebut akhir Juni 2005.

SEMARANG- Sejumlah buyer atau pembeli asing, seperti Inggris dan Italia, direncanakan hadir dalam pameran mebel ''Semarang Furniture Great Sale''.

JAKARTA- Pertamina menunda rencana pemberlakuan penghapusan PPN untuk penerbangan internasional. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran tertanggal 24 Juni 2005 No 1431/f0000/2005, yang ditandatangani SVP ( Senior Vice President Marketing & Trading Pertamina), Ari H Sumarno.

SEMARANG - Penjualan produk jamu Pro-De Em di pasaran mengalami kenaikan cukup drastis. Di Wilayah Kudus, Minggu lalu stok jamu produksi PT Jamu Puspo Internusa itu, sempat kehabisan stok. ''Kami kuwalahan memenuhi kebutuhan konsumen produk yang mulai di pasarkan bulan April lalu,'' kata Manajer Produk PT Jamu Puspo, Sri Hastuti saat melakukan pertemuan dengan para pemilik Apotek ..

JAKARTA- PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) mengeluarkan surat pencabutan Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) terhadap dua Pialang Anggota Bursa (PAB) yang belum memiliki izin usaha dari Bappebti, masing-masing adalah PT Fasting Futures dan PT Nine Stars.

JAKARTA- Pemerintah melalui Meneg BUMN menyetujui Bank Tabungan Negara (BTN) untuk tidak menyetorkan seluruh dividennya dalam RAPBN 2005, sehingga hanya 28% dari perolehan laba yang disetorkan sementara sisanya 72% akan dipergunakan untuk memperkuat struktur permodalan.

JAKARTA- Saham HM Sampoerna kini tak lagi menjadi primadona bursa saham. Jika dulu setiap pergerakan sahamnya selalu dipantau analis dan pelaku pasar modal, namun kini saham Sampoerna tak lagi dilirik.

JAKARTA- Rencana Bank Indonesia (BI) untuk mengeluarkan aturan baru yakni BI rate, diyakini akan membuat bank mempunyai kepastian tingkat suku bunga yang bisa menjadi acuan. Selain itu, bank akan lebih lebih mudah membuat perencanaan.

Setiap orang pasti sudah tahu, krisis energi akan mempunyai pengaruh yang sangat luas terhadap kehidupan masyarakat. Ketika tahun 1974 terjadi oil shock, yang bagi negara OPEC merupakan windfall profit, industri Amerika Serikat goncang. Hal yang mirip terjadi pada tahun 1979, ketika perang Irak-Iran terjadi. Ketika perang Irak -Kuwait yang didukung AS pecah, AS sudah lebih siap dengan strategi cadangan minyaknya, sehingga industri AS tidak terganggu. Demikian pula ketika perang Irak- AS, pecah.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA