| Selasa, 28 Juni 2005 | KEDU & DIY |
Kualitas Tembakau Turun jika Hujan Berlanjut TerusBOROBUDUR - Jika hujan yang turun pada bulan ini sampai berlanjut, akan menurunkan kualitas tembakau jenis temanggungan yang banyak ditanam petani di lereng Sumbing dan Merbabu, wilayah Kabupaten Magelang. ''Juga tembakau jenis muntilanan yang banyak ditanam di tanah sawah wilayah Muntilan dan sekitarnya. Karena terlalu banyak hujan, akan menurunkan kadar nikotinnya,'' tutur Ir Soekam, pakar agronomi (agronom) dari Magelang, Senin kemarin. Pada tanaman buah, seperti rambutan, kelengkeng, mangga, duku, durian yang pembuahannya membutuhkan iklim kering tajam minimal tiga bulan dalam periode Juni-Agustus, hujan akan mengganggu sistem pembungaan dan pembuahannya. Ir Soekam yang sehari-hari Kepala Bidang Usaha Tani Dinas Pertanian Kabupaten Magelang itu mengingatkan para petani untuk mewaspadai hujan yang turun pada bulan ini. Sebab, cuaca pada bulan ini akan menyebabkan perkembangan beberapa hama menjadi pesat, misalnya wereng, tikus, jamur, dan virus tungro. Cara Mengatasi Cara mengatasinya mengganti tanaman padi dengan tanaman lain atau memelihara ikan di sawah sebagai selingan/palawija karena penyakit akibat virus tungro belum ada obatnya. Jika lahan sawah irigasi masih akan ditanam padi, ungkap dia, sebaiknya dipilih jenis yang tahan wereng, misalnya bondoyudo, kalimas, membramo. Jenis-jenis yang tahan tungro tersebut rasa nasinya lumayan enak. ''Untuk jenis lokal yang tak tahan wereng, seperti rojolele, mentik, bengawan, cianjur, dan kelompok cisadane sebaiknya tidak ditanam dulu,'' sarannya. Palawija di lahan tadah hujan, lanjutnya, akan baik jika dipilih yang buahnya di atas tanah, seperti jagung, kacang hijau, dan kacang merah. Untuk lahan tegalan di bawah ketinggian 800 meter di atas permukaan air laut (dpal), pada Juni sampai Oktober sudah tidak mungkin ditanami tanaman semusim lagi. Pada lahan tegalan yang berada pada ketinggian di atas 800 meter dpal dan tanahnya lembab, seperti di Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran dan Desa Kenalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang cocok ditanam palawija atau sayuran. Sementara itu, pada lahan tegalan dataran rendah atau pekarangan, jika ada tanaman buah-buahan sebaiknya di bawah pohon diberi pupuk kandang. Cara pemberian yang baik, pupuk kandang diwadahi karung yang berlobang-lobang lalu diletakkan di bawah pohon. Secara berkala, karung itu disiram air secukupnya sehingga air akan meresap pelan-pelan ke bawah. Pemberian pupuk kandang dengan cara mencangkul dan membenamkan pupuk kandang di bawah pohon akan merusak akar dan memperbesar penguapan. (pr-39j) |