| Senin, 27 Juni 2005 | SALA |
Dana Pendamping Belum Cair Bantuan Mobil ICT Terhambat TurunKOTA - Bantuan mobil untuk unit pelatihan Information Communication and Technology (ITC) yang akan dikelola SMKN 2 Surakarta terhambat. Pasalnya, dana pendamping senilai lebih kurang Rp 50 juta untuk mendapatkan mobil yang dijanjikan Direktorat Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) itu tak kunjung turun. "Padahal, sebenarnya satu mobil pelatihan itu bukan hanya bagi SMKN 2 saja. Akan tetapi, nantinya digunakan pelatihan informasi, komunikasi, dan teknologi bagi semua sekolah mulai dari SD hingga SLTA di Solo," papar Kepala SMKN 2 Drs Rakhmat Sutomo MPd, kemarin. Dia menggambarkan, mobil tersebut semacam bus kecil yang di dalamnya memuat unit-unit perangkat komputer, seperti laptop lengkap dengan antene selular untuk mengakses internet. Sekolah yang belum memiliki banyak komputer, lebih-lebih akses internet, bisa memanfaatkan mobil beserta tenaga pelatihnya dari SMKN 2 untuk pelatihan bagi guru atau murid. "Semestinya, mobil beserta perangkatnya itu sesegera mungkin dapat terealisasi. Soal pengelolaannya diserahkan ke SMKN 2 karena sekolah kami rencananya berubah status menjadi sekolah nasional bertaraf internasional khusus pada bidang teknologi informasi," paparnya. Berkait dengan rencana perubahan status itu, Asia Development Bank (ADB) sudah menyanggupi pemberian bantuan peralatan-peralatan menyangkut teknologi informasi senilai Rp 2 miliar per tahun mulai 2006. Pemberian bantuan itu menurut rencana berlangsung hingga enam tahun. "Namun, lagi-lagi harus ada kesanggupan dana pendamping dari Pemkot Surakarta dan Pemprov Jateng untuk bantuan peralatan itu sekitar 20% dari nilai bantuan. Dana pendamping itu untuk pembenahan dan pendirian bangunan fisik sekolah yang diperlukan serta pelatihan guru-gurunya," ungkapnya. Surat Pernyataan Proposal permohonan bantuan mobil dan peralatan teknologi informasi itu, lanjut Rakhmat, sudah diajukan ke Jakarta dan mendapat tanggapan positif. Sementara itu, proposal permohonan dana pendamping juga sudah disampaikan ke Pemkot dan Pemprov namun hingga kini belum ada titik kejelasan. Meski demikian, ungkapnya, pernah ada pembicaraan antara Bappeda, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora), Diknas Jateng, dan Direktorat Dikmenjur tentang bantuan-bantuan itu. Intinya, sudah ada kesepakatan dari instansi-instansi tersebut untuk mendukung pengembangan SMKN 2 Surakarta. (D11-42j) |