logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 27 Juni 2005 OLAHRAGA
Line

Maharani Boyong Piala Kapolsek

UNGARAN- PS Maharani Boyolali menjadi juara turnamen sepak bola Kapolsek Cup XI yang digelar di Lapangan Klero Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (26/6) kemarin. Di final, Maharani menundukkan Damatex Salatiga 2-0. Gol Maharani diciptakan oleh Wegig pada menit ke-20 dan Martino menit ke-74.

Dengan hasil tersebut, Maharani berhak memboyong Piala Kapolsek dan hadiah uang dari H Masqur, calon bupati Semarang dari Koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat. Pertandingan final kemarin sebenarnya berlangsung imbang.

Namun Maharani, klub yang dimiliki oleh perusahaan otobus asal Boyolali, lebih cerdik dalam memanfaatkan peluang. Mereka mampu membangun serangan yang efektif ke sektor pertahanan Damatex.

Gol Wegig yang tercipta pada menit ke-20 terjadi juga karena serangan yang terencana dengan baik. Turnamen Kapolsek Cup diselenggarakan setiap tahun di Desa Klero, Kecamatan Tengaran. Tahun ini merupakan yang ke-11. Ada 16 klub yang ikut ambil bagian dalam event tersebut, di antaranya Unnes, Kuda Laut (Kota Semarang), Persikas, Apacinti (Kabupaten Semarang), Putra Perdana, Damatex (Salatiga), Garuda (Solo), dan Ganeca (Boyolali). Persikas dan Apacinti merupakan tim Divisi II PSSI Jateng, sedangkan Unnes dan Kuda Laut anggota Divisi I PSIS.

Pemain Lokal

Menurut panitia, Winarno, turnamen itu digelar rutin untuk meningkatkan ''jam terbang'' para pemain lokal yang sekarang banyak terdapat di daerah-daerah.

Sedangkan H Masqur mengatakan, dari turnamen antarkampung seperti itu, diharapkan lahir pemain-pemain yang mampu menopang kebutuhan klub-klub Jateng yang sekarang sangat aktif mengikuti kompetisi, seperti Persebi Boyolali, Persikas Kabupaten Semarang, PSISa Salatiga, dan juga Apacinti Bawen.

''Semakin banyak turnamen semacam ini digelar, akan kian besar peluang para pemain lokal di daerah kita yang punya kesempatan menunjukkan kemampuannya,'' kata Masqur usai menyerahkan hadiah, kemarin.

''Meskipun mainnya bagus, kalau tidak punya kesempatan menunjukkan kemampuan, tentu tidak akan ada orang atau klub yang tertarik. Saya sangat respek dengan kegiatan semacam ini, karena memberi ruang kepada para pemain lokal untuk berekspresi.

Sepak bola adalah salah satu kegiatan yang bisa dengan cepat mengangkat nama daerah,'' tambah Masqur, yang resmi diajukan ke bursa pencalonan bupati oleh PKS-Demokrat dan akan bersaing dengan empat calon lainnya pada pilbup 24 Juli mendatang. (F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA