| Senin, 27 Juni 2005 | SEMARANG |
ABK Tewas Jatuh dari KapalSEMARANG UTARA- Insar Saparang (40), warga Jl Nuri Kompleks TU Makassar ditemukan tewas mengapung di perairan Pelabuhan Tanjung Emas, sekitar 500 meter dari Pelabuhan Tanjung Emas, Minggu (26/6). Mayat awak sebuah kapal yang sedang nge-dok di Jasa Marina Indah Pelabuhan Tanjung Emas itu mengapung mengenakan kaus putih, bercelana pendek oranye. Mayatnya kali pertama diketahui ABK KM Anoman 3, sebuah kapal pandu pelabuhan, sekitar pukul 06.30. Ketika itu, kapal hendak beroperasi memandu kapal kargo yang datang. Kapten kapal, Sukawi, yang mengetahui hal itu melaporkannya ke Satpolair Polda Jateng. Berkoordinasi dengan aparat Polsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Tanjung Emas, korban lalu dievakuasi dan dilarikan ke kamar mayat RSUP Dr Kariadi. Pada tubuh korban tidak ditemukan dompet dan identitas berupa KTP atau SIM. Kapolres Semarang Timur AKBP Drs Juhartana MSi melalui Kapolsek KPPP AKP Langgeng Purnomo SIK mengatakan, pihaknya melacak identitas korban melalui simcard yang ditemukan dalam ponsel Nokia milik korban. ''Kami temukan nama istrinya yang tinggal di Jl Nuri Kompleks TU, Makassar, Sulawesi Selatan. Pihak keluarga akan datang ke Semarang besok (hari ini-Red),'' tuturnya. Dugaan awal, korban tewas karena jatuh dari kapal saat mancing dari kapalnya yang sedang nge-dok di Jasa Marina Indah. Kata seorang ABK, malam sebelum ditemukan mayatnya, korban sempat memancing sambil minum minuman keras. (G5-50s) |