| Senin, 27 Juni 2005 | BUDAYA |
DJ Manchester Guncang Sava'j ClubSEMARANG-Suguhan funky house music yang disajikan oleh Disc Jockey (DJ) tunggal bukanlah hal yang baru bagi para pencinta dugem. Bagaimana bila musik ini disajikan lewat kolaborasi dua orang DJ? Tontonan menarik inilah yang tersaji dalam acara Vibe of Funky House yang digelar di Sava'j Club, Plasa Simpanglima, Jumat (25/6). Dalam acara yang diselenggarakan A Mild Live Production itu, partygoers tidak hanya mendapat suguhan riuhnya hentakan musik saja, tetapi juga kelincahan DJ Harry dari Manchester dan DJ Double D dari Paris saat memainkan perangkatnya masing-masing. Dikemas dalam unsur digital, mereka mampu membalut funky house dengan beragam musik lainnya. Saat musik kian meninggi temponya, partygoers pun membalasnya dengan teriakan yang kencang dan goyangan yang kian liar. Walau tidak terlalu menghentak dengan BPM (beat per minute) yang sedang, namun funky house yang ditawarkan mampu memaksa pengunjung setiab Sava'j Club untuk tidak beranjak dan mengikuti acara hingga purna. Selain aksi dua DJ tersebut, pengunjung juga mendapat sajian live music dari Etalase Band (Jakarta). Menurut DJ Harry yang lahir di Manchester, tepatnya di wilayah Salford, aliran breakdance yang digandrungi anak muda pada era 80-an sangat mempengaruhi aliran musiknya. "Saya lebih suka main di bar atau lounge daripada diskotek. Ini berhubungan dengan aliran musik saya yang tidak terlalu menghentak," tuturnya dalam bahasa Inggris, beberapa saat sebelum pentas. Pria yang bermain musik sejak umur 15 tahun itu menyatakan bahwa aliran musiknya adalah deep house dan funky house. Harry yang memulai pentasnya di pesta-pesta mulai 1990 itu pernah manggung di Bali, Jakarta, dan Surabaya. Dalam bermain musik, dia menuturkan bergantung pada penonton yang hadir. Bila penonton kelihatan tidak enjoy, maka dia akan mencoba mengganti musiknya agar sesuai dengan selera penonton yang ada. (H10-45) |