| Jumat, 17 Juni 2005 | PANTURA |
Dirintis, Jalur Trans Stasiun Tegal-SlawiTEGAL - Jalur transportasi khusus yang menghubungkan antar-Stasiun Tegal dan Slawi kini sedang dirintis. Itu akan berguna untuk memberikan jasa pelayanan kepada penumpang yang berasal dari wilayah Kabupaten Tegal yang ingin menggunakan jasa transportasi kereta api (KA). Hal tersebut kemarin disampaikan Kepala Stasiun Tegal Wawan Ariyanto. Menurut dia, pelayanan alat transportasi yang kelak bernama Trans Stasiun itu akan dimanfaatkan untuk menampung penumpang yang berasal dari Slawi dan sekitarnya. "Seperti yang ada sekarang ini, sebagian besar penumpang dari sana menggunakan jasa KA Kaligung jurusan Semarang," ujarnya. Dia mengatakan, usulan tersebut datang dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal yang menghendaki ada jalur khusus, mengingat KA Kaligung tidak sampai ke Stasiun Slawi. "Dari usulan itu kami kini sedang menjajaki potensi penumpang yang ada. Apakah hasil survei tersebut cukup layak disediakan transportasi khusus atau tidak." Jajak Pendapat Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya kini sedang menyebar formulir jajak pendapat yang ditujukan kepada penumpang yang berasal dari Slawi dan sekitarnya. Lembaran jajak pendapat itu disebarkan melalui loket. "Mereka yang berasal dari Slawi kita minta untuk mengisi lembaran jajak pendapat tersebut. Nah, dari situlah kami akan mengetahui potensi penumpang," jelas dia. Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Kota Tegal Edi Pranowo SH mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan rencana pembuatan jalur khusus Trans Stasiun Tegal-Slawi tersebut. Meski demikian, dia menghendaki realisasi jalur itu tidak mengganggu atau bersinggungan dengan rute angkutan yang selama ini sudah berjalan. (G12-19n) |