| Jumat, 17 Juni 2005 | OLAHRAGA |
Meski Cedera, Ginobili Tetap Akan TampilDETROIT - Bintang San Antonio Spurs asal Argentina Manu Ginobili, Rabu (Kamis WIB) menegaskan, meski masih diganggu cedera paha, hal itu tidak akan menghalangi niatnya untuk tetap tampil pada Game keempat Final NBA menghadapi tuan rumah Detroit Pistons, Jumat WIB. Pemain yang menempati posisi guard tersebut mengalami cedera pada paha kiri di kuarter pertama ketika San Antonio Spurs dipaksa menyerah telak 79-96 pada pertandingan game ketiga yang membuat Pistons berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 1-2. ''Saya tidak apa-apa. Saya akan pulih (pada pertandingan Jumat). Saya akan mencoba untuk lebih siap, tidak hanya fisik, tapi juga secara mental,'' kata Ginobili yang terpaksa keluar lapangan dan kemudian duduk di bangku cadangan setelah bertabrakan dengan pemain Pistons. Ginobili mencoba memaksakan diri untuk tampil dan kembali ke lapangan pada akhir kuarter pertama, tapi ia dalam pertandingan itu hanya bisa menyumbang tujuh angka dari 29 menit di lapangan. Usai latihan, Kamis, Ginobili menegaskan bahwa cedera tersebut sebenarnya bukanlah hal baru, tapi bagaimanapun ia tetap harus hati-hati menghadapi pertandingan berikutnya. ''Cederanya di atas lutut. Pertama kali saya alami ketika menghadapi Phoenix. Sekarang kena lagi di tempat yang sama dan kali ini lebih sakit,'' katanya. ''Tapi saya akan segera pulih. Saya akan menjalani perawatan dan cedera ini tidak akan mengganggu permainan saya di pertandingan nanti,'' katanya menambahkan. Pemain Cerdas Sementara itu pelatih Antonio Spurs Gregg Popovich juga menyatakan keyakinannya bahwa Ginobili bisa mengatasi masalah tersebut, tidak hanya cedera, tapi juga masalah mental setelah bermain buruk pada game ketiga. ''Ia adalah pemain yang cerdas. Secara intelektual ia bisa mengetahui apa yang terjadi,'' kata Popovich memuji pemain andalannya itu. Sebagai pemain yang menjadi tulang punggung timnya, Ginobili telah memperlihatkan kemampuannya dengan menyumbang 26 dan 27 angka saat Spurs merebut dua kemenangan pertama atas Pistons. Para pendukung Spurs pun tanpa dikomando meneriakkan ''MPV, MPV...(Permain Terbaik)!''. Hal ini untuk memberikan dukungan selama pertandingan di dua game pertama di SBC Center Texas. Namun Detroit Pistons juga punya cara untuk menahan laju Ginobili pada pertandingan ketiga, yaitu dengan menjaga ketat pergerakannya dan lebih banyak mengandalkan kekuatan fisik agar ia tidak leluasa bergerak di dekat ring. Pelatih Detroit Pistons Larry Brown menyatakan ia akan mempertahankan strategi permainan dengan mengandalkan kekuatan fisik saat bertanding di kandang sendiri, berbeda dari dua pertandingan sebelumnya. ''Kami tidak menekankan pada permainan adu fisik, tapi kami ingin menegaskan bahwa kami harus bekerja keras untuk meraih kemenangan,'' kata Brown. ''Anda benar-benar harus bekerja luar biasa keras dan bila Anda bekerja keras maka Anda tentu akan lebih agresif,'' katanya. (ant-28) |