| Jumat, 17 Juni 2005 | SEMARANG |
Angkot Mulai Masuk ke Pasar WaruGAYAMSARI - Angkutan kota, Kamis (15/6) akhirnya mulai kembali masuk ke Pasar Waru. Walaupun masih merupakan sosialisasi, namun masuknya kendaraan itu memperoleh tanggapan positif dari pedagang. Mereka berharap pelayanan angkutan umum terus berlanjut, sehingga pasar itu makin ramai. YMT Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Arief Moelia Edhie menjelaskan, upaya yang dilakukan pada hari pertama adalah sosialisasi. Cara yang dilakukan adalah mengajak para awak angkutan untuk melakukan konvoi, sesuai trayek yang harus dijalani. Rutenya, dari Pasar Waru, Jl Tambak Dalam, Jl Soekarno Hatta, Stadion Citarum, Bugangan, Jl Kartini, Jl DI Panjaitan, Jl MH Thamrin, Jl Piere Tendean, Jl Imam Bonjol, Jl Hasanudin, Perum Tanah Mas, Jl Arteri Yos Sudarso, Jl Madukoro, PRPP, Puri Maerokoco. "Angkutan itu kemudian kembali ke Pasar Waru melalui jalan-jalan tersebut," kata dia. Jumlah kendaraan yang saat ini bisa melayani trayek Pasar Waru - PRPP itu, menurut data di Dinas Perhubungan, mestinya ada 19 unit. "Namun yang bersedia untuk ikut konvoi hanya tiga, yang lain operasional seperti biasa," ujarnya. Lanjut dia, pengoperasian kembali trayek itu masih memerlukan evaluasi. Salah satu persoalan yang sudah diketahui Dinas Perhubungan adalah belum adanya pangkalan atau halte di Pasar Waru. Sebelum fasilitas itu ada, untuk sementara kendaraan-kendaraan tersebut akan mangkal di jalan sebelah timur los yang ditempati para pedagang barang bekas. Ketua I Forum Komunikasi Pengemudi dan Pengusaha Angkutan Semarang, Sanusi menyatakan dengan adanya pedagang barang bekas, Pasar Waru menjadi semakin ramai. Dengan kondisi semacam itu, pihaknya berminat untuk mengoperasikan angkutan lagi untuk masuk ke pasar tersebut. (G6-36d) |