| Jumat, 17 Juni 2005 | SEMARANG |
Sukma Makan bersama RakyatSEMARANG- Sekitar 3.000 warga Semarang mengikuti makan bersama yang digelar pasangan calon wali kota (cawakot) dan calon wakil wali kota (cawawakot) Sukawi Sutarip-Mahfudz Ali (Sukma), di Jl Pahlawan, Rabu (15/6) malam. Ketua Tim Kampanye Sukma, Nasrun M Yunus menjelaskan, sekitar 3.000 kupon disediakan untuk makan bersama tersebut. Kupon itu dibagikan di lokasi jualan mulai pukul 19.30 - 22.00. Makan bersama rakyat itu juga dihadiri cawakot Sukawi Sutarip. Kegiatan tersebut mendapat pantauan Panwas Pilkada dan KPU Kota Semarang. Tidak ada orasi dan dialog dalam acara itu, karena KPU Kota melarangnya. ''Ini sudah di luar jam kampanye, meski hari ini (Rabu-Red) merupakan jadwal kampanye Sukma.'' Setelah melakukan makam bersama rakyat, Sukawi langsung menghadiri acara Orientasi Pakar dan Tokoh DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Semarang di Hotel Muria Jl Dr Cipto. Orientasi ini diikuti sekitar 300 pakar dan tokoh PKS di luar struktur partai. Tidak Korupsi Menjawab pertanyaan salah seorang tokoh apakah Sukawi melakukan korupsi, yang bersangkutan dengan tegas menjawab tidak pernah melakukan perbuatan itu. Seperti dalam kasus beasiswa, penyimpangannya itu sebenarnya hanya secara administrasi dan terjadi pada tingkat bawah. Namun dia mengingatkan, penyaluran yang salah sasaran itu sebenarnya kembalinya juga ke rakyat dan persentasenya hanya 1 % dari keseluruhan yang disalurkan. ''Kenapa yang selalu mempersoalkan satu persen. Padahal 99 % yang berhasil disalurkan dan sangat bermanfaat bagi rakyat.'' (G17-36) |