logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 17 Juni 2005 SEMARANG
Line

Bus Terjungkal ke Sungai, 7 Luka

NGALIYAN- Bus Nasima H-2847-DA jurusan Boja-Semarang Rabu (15/6) petang terjungkal ke sungai tepi Jl Raya Ngaliyan-Boja, tepatnya di depan Warnet Planet.Com, Kampung Pengilon, Ngaliyan.

Meski tidak ada korban jiwa, musibah itu mengakibatkan tujuh penumpang luka-luka. Penyebab kecelakaan masih diselidiki aparat Satlantas Polres Semarang Barat. Diduga, as roda depan bus patah, sehingga mengakibatkan bus tergelincir dan masuk ke sungai sedalam lebih kurang 2 meter.

Sejumlah saksi menceritakan, saat kejadian pukul 17.30 bus yang dikemudikan Suhardi (40) warga Jl Warigalit, Semarang melaju dari arah selatan (Mijen) menuju Ngaliyan. Arus lalu lintas cukup padat. Jalan yang dilalui cukup licin karena baru saja hujan.

Sampai di lokasi kejadian, bus hendak menyalip sebuah truk. Namun tiba-tiba as roda depan patah. Lantaran terkejut, pengemudi bus tak dapat menguasai laju kendaraannya. Bus bermuatan sekitar 20 orang itu pun meluncur tak terkendali, berbelok ke kanan, dan akhirnya terjun ke sungai berair dangkal.

Para penumpang, terutama wanita, menjerit ketakutan. Tujuh orang luka-luka karena terbentur kursi dan badan bus. Beberapa di antaranya terkena pecahan kaca hingga berdarah.

Mereka adalah Rohadi (44) warga Jl Borobudur, Elisabeth Supriyati (35) warga Jl Setyaki Raya, Muhamiroh (48) tinggal di Genuk Karanglo, Suyud Ariyanto (30) asal Wonosobo, Ujang Harta Rajayasa (37) penduduk Boja, Kendal, Suwarno (40) warga Jl Gondang Raya, Tembalang, dan Junaedi (27) warga Jl Sri Rejeki Timur, Semarang yang juga kernet bus.

Mereka dilarikan ke RS Tugurejo. Kecelakaan itu menyebabkan arus lalu lintas tersendat lebih dari dua jam. Pasalnya, banyak pengendara mobil dan motor berhenti atau melambatkan kendaraannya, menyempatkan diri untuk menonton bus.

Mereka berbaur bersama puluhan warga yang berbondong-bondong ke lokasi musibah. Ketersendatan mulai terurai setelah polisi mendatangkan mobil derek. Bus dibawa ke kantor Satlantas. Pengemudinya, Suhardi, yang tak mengalami luka hingga kemarin masih dimintai keterangan. (G3-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA