| Jumat, 17 Juni 2005 | KEDU & DIY |
Zaenal Mustofa Tidak Jadi Mendaftar CawabupPURWOREJO - Arah dan strategi politik di beberapa partai dalam rangka pilkada sudah semakin terlihat, seperti yang dilakukan oleh PKB. Karena bobot pendaftarnya dirasa sudah cukup, maka orang dalam yang semula menyatakan ikut mendaftar, malah mundur. Wakil ketua Dewan Tanfiz yang juga anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD, Kiai Zaenal Mustofa, kemarin menyatakan akan mundur. Ketika ditanya apa alasannya hingga mencabut lamarannya sebagai cawabup melalui PKB, menurutnya, adalah demi kemaslahatan. Pilihan itu, kata dia, lebih maslahat untuk PKB ataupun untuk Purworejo. Semula dia mengambil formulir pada saat awal masa pendaftaran dengan alasan daripada mengimpor calon dari luar, tetapi melihat perkembangan beberapa hari terakhir ini, dia memilih akan mundur dari bursa pencalonan bupati dan wakil bupati. ''Tunggu saja, nanti kan kelihatan hasil konvensi PDI-P dan PKB, itu yang saya bilang maslahat tadi,'' kata Zaenal. Koalisi Petugas sekretariat pendaftaran calon di PKB, Moh Dahlan, secara terpisah menginformasikan bahwa penyampaian visi dan misi serta dukungan pengurus anak cabang terhadap para pelamar akan dilakukan di gedung PGRI Purworejo, Sabtu (18/6) besok. Diterangkannya bahwa peserta visi dan misi hanya pelamar yang sudah lolos persyaratan administrasi. Bagi pendaftar yang sampai Jumat (17/6) ini persyaratannya belum lengkap, tidak akan diikutsertakan. Semula pengambil formulir pendaftaran di PKB sebanyak sembilan orang, masing-masing H Marsaid SH MSi (sekarang Bupati), Moh Hakim SPdI MAg, Drs Yusuf Subagyo MSi, DR Heru Sukarno MM, Drs Masrukhin, Zainal Arifin, Kiai Zaenal Mustofa, Drs Jayanto Arus Adi, dan Drs H Slamet Darsono MM. Zainal Arifin menyatakan tidak jadi mendaftar melalui partai itu karena dia akan maju lewat koalisi Partai Demokrat (PD) dan Partai Bulan Bintang (PBB), disusul kemunduran Kiai Zaenal Mustofa. Sementara itu, sekretaris koalisi PD dan PBB, H Imam Abu Yusuf SH, kemarin menyatakan bahwa pendaftar melalui koalisi sebanyak tujuh orang. Yang akan maju sebagai calon bupati adalah Drs H Subagyo, Amelia A Yani, Karnoto, dan Subandi, sedangkan cawabup terdiri Sarojo, Zainal Arifin, KH Drs Akhsani Takwim MA. Rencananya, fit and proper test akan dilakukan di Asrama Haji Jalan Tentara Pelajar, Jumat ini, selanjutnya konvensi akan dilakukan Senin (20/6). (yon-55h) |