| Rabu, 15 Juni 2005 | SALA |
Sikat Kalung, Penjambret DikeroyokSUKOHARJO- Murjangkung (26) harus mendekam di ruang tahanan Mapolres Sukoharjo, kemarin. Warga Pojok RT 1 RW 5, Tawangsari tersebut babak belur dihajar massa setelah tertangkap menjambret kalung warga. Peristiwa tersebut bermula saat tersangka yang mengendarai Yamaha Alfa AD-3089-TF berhenti di Dukuh Sanggrahan, Joho, Sukoharjo. Dia kebingungan mencari tempat untuk kencing. Saat itulah, tersangka melihat Darmini (30) berdiri di depan rumahnya. Langsung saja dia minta izin untuk meminjam kamar mandi. Tanpa curiga, korban menunjukkan kamar tersebut di belakang rumah. Seusai kencing, tersangka bermaksud pergi. Mendadak dia mengamati korban yang mengenakan kalung seberat lima gram di lehernya. Setelah memastikan suasana sepi, timbul niat jahatnya untuk merebut kalung tersebut. Korban kaget ketika kalung itu direbut paksa hingga putus. Darmini berteriak minta tolong sembari menunjuk tersangka yang melarikan diri. Mendengar teriakan itu, sejumlah warga berdatangan ke lokasi kejadian. Setelah tahu ada penjambret, warga mengejar pelaku dengan sepeda motor. Sebagian lain mencegat di ujung jalan dukuh setempat. Pelaku panik karena mendadak sepeda motornya macet. Warga langsung mengejar dan memukuli tersangka hingga babak belur. Beruntung kejadian tersebut diketahui petugas, sehingga tersangka dapat diamankan dari amukan massa. Setelah dirawat di RSUD, pelaku kemudian digiring ke Mapolres. Kapolres Sukoharjo AKBP Handono Warih didampingi Kasat Reskrim AKP Moh Ngajib membenarkan adanya kejadian itu. Dia menuturkan, pelaku kini dalam penyidikan intensif oleh petugas. Kepada petugas, tersangka mengaku pernah dipenjara tiga bulan di Rutan Surakarta karena mencuri sepeda motor. ''Kami masih memeriksa secara intensif untuk mengungkap sejumlah kasus penjambretan yang terjadi di wilayah Sukoharjo,'' tegasnya. (G10-51s) |