| Rabu, 15 Juni 2005 | PANTURA |
Dua Anak Masuk Rumah SakitPEMALANG - Tubuh Silvia Bidah (1) yang kecil dan lemah, tergolek tak berdaya karena gizi buruk di salah satu bangsal RSUD Ashari Pemalang, kemarin. Dia dibawa ke rumah sakit oleh ibunya, Evianti (23), karena mengalami diare dan tubuhnya panas. Hal serupa juga dialami Siti Machmudah (3), warga Kelurahan Mulyoharjo. Kedua anak balita tersebut masuk rumah sakit kemarin dikarenakan menderita gizi buruk dan terkena penyakit diare. Karena orang tuanya yang sibuk, akhirnya Siti dibawa pulang paksa keluarganya, padahal belum sembuh. Sedangkan Silvia masih tetap dirawat. Kepala Humas RSUD Ramdhon BA mengungkapkan kedua anak balita penderita gizi buruk itu masuk rumah sakit dengan biaya gratis atau JPS. Mereka tidak dipungut biaya sedikit pun, namun karena faktor kesibukan orang tua, salah satu dari mereka meminta pulang paksa. "Padahal, kondisi anak masih dalam keadaan sakit. Namun karena tidak ada yang menunggui akhirnya ibunya meminta pulang paksa," katanya. Pihak rumah sakit belum mencatat alamat Siti Machmudah secara lengkap. Namun, sempat tercatat sebagai warga Kelurahan Mulyoharjo. Orang tua Siti minta pulang karena beralasan masih punya anak balita lagi di rumah yang juga membutuhkan perhatian. Kondisi Silvia Bidah hingga kemarin masih tampak lemah. Ia tergolek tidur tak berdaya di sebuah tempat tidur di ruang JPS Garuda. Menurut ibunya, Evianti, anaknya itu lahir prematur ketika umur kandungannya tujuh bulan. berat tubuhnya sebelum Mei 2005 hanya tujuh kilogram, kemudian naik menjadi delapan kg. Kini turun lagi menjadi tujuh kg. Rajin ke Posyandu Selama ini dia rajin membawa anaknya ke posyandu. Di tempat pelayanan kesehatan desa itu anaknya diberikan makanan tambahan bubur dan roti. Setiap ada penimbangan di posyandu membayar Rp 500. Direktur RSUD dr Brotoseno mengungkapkan sejauh ini jarang ada pasien gizi buruk yang dirawat di rumah sakitnya. Kemungkinan kondisi yang terjadi di masyarakat masih ringan. Kalau ada yang dibawa ke rumah sakit biasanya karena disertai penyakit lain. Pasien gizi buruk yang dirawat di RSUD, jika tergolong masyarakat miskin (maskin) akan diberikan pelayanan JPS alias tidak membayar. Jadi mengenai biaya, sebenarnya mereka tidak ada masalah. Namun, biasanya pasien minta pulang paksa sebelum penyakitnya sembuh. Hal itu disebabkan oleh kesibukan orang tua atau tidak ada yang menunggui di rumah sakit.(sf-19d) |