logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Juni 2005 OLAHRAGA
Line

Pelamar Persibat Tidak Hadir

BATANG-Mulai Selasa sore kemarin, Persibat kembali berlatih. Setelah istirahat usai memainkan dua pertandingan tandang, oleh pelatih Suharno mereka langsung digenjot latihan fisik.

Sebetulnya pada saat bersamaan Suharno akan melihat pemain asing yang melamar. Namun pelamar ternyata tidak muncul di lapangan.

Informasi dari manajemen tim, ada tiga pemain asing yang berminat bergabung dengan tim berjuluk Banteng Alas Roban ini. Salah satunya adalah Luis Vega dari Cile yang mantan stoper Persma Manado. Dua lainnya dari Brasil, yakni Carlos Veira dan mantan pemain PSMS, Felix.

''Sebagai pelatih, kami mengucapkan banyak terima kasih dan menyambut baik kepada Bupati selaku ketua umum Persibat yang merencanakan menambah pemain asing. Namun ternyata mereka tidak datang di Batang, seharusnya mereka kan sudah ikut latihan,'' ujarnya.

Padahal, pemain asing itu akan dilihat kemampuannya untuk persiapan menghadapi PSIM di Stadion Mandala Krida, Yogyarta pada 3 Juli mendatang. Pada waktu melawan Persitara, Felix dan Carlos datang. Tapi, setelah pertandingan menghilang.

Menolak

Tibat-tiba saat akan melawan Persikabo kedua pemain itu muncul kembali. Saat itu, ada permintaan dari seorang unsur manajemen tim agar pemain tersebut diturunkan.

Namun Suharno menolak, dengan alasan belum pernah melihat permainan mereka. ''Kami dari korps pelatih tidak berani menurunkan pemain asing itu, karena belum pernah melihat permainannya. Kalau sampai bermain, jelas akan memengaruhi pemain lama. Saya tidak ingin anak-anak yang selama ini sudah kompak menjadi buyar,'' ujarnya.

Menurut dia, pelatih manapun, tidak mungkin berani menurunkan pemain yang belum pernah dilihat permainannya. Apalagi bermain dalam pertandingan kompetisi resmi.

Kepada masyarakat, khususnya penggemar berat Persibat maupun suporter yang tergabung dalam Roban Mania, Suharno meminta maaf dengan hasil kekalahan away 1-4 melawan Persitara maupun 1-2 melawan Persikad.

''Anak-anak sudah bermain bagus, hanya saja faktor lain yang menentukan. Saya kira, suporter yang menyaksikan bisa menilai sendiri bagaimana Persibat. PSIM saja, juga mengalami kalah 1-2 baik lawan Persitara maupun Persikad. Kami tidak membandingkan lho.''

Ceria

Ketika latihan dimulai lagi, pemain nampak ceria. Saat memasuki Stadion Muh Sarengat, canda ria mendominasi suasana. ''Dari hasil latihan, kondisi fisiknya luar biasa. Mereka ternyata tetap fit,'' ujar Suharno.

Kondisi itu merupakan modal untuk lanjutan putaran kedua. Saat bertanding melawan Persitara maupun Persikad, kondisi fisik pemain tetap prima. ''Anak-anak tidak pernah 'kehabisan bensin','' tambahnya.

Saat memimpin latihan, dia didampingi asisten pelatih Cahyono dan pelatih kiper M Busro. Satu-satunya pemain asing yang mengikuti latihan hanya Luis Veira. Kapten tim Simon Atangana dan striker Roberto Kwateh pagi kemarin terbang ke Jakarta untuk mengurus visa dan izin tinggal.

Saat mengawasi timnya berlatih, Suharno tidak mengenakan sepatu. Dia memakai sandal. Itu dilakukan, karena mantan pelatih Persipura itu baru saja menjalani operasi kecil karena ada benjolan di telapak kaki kirinya. Pembalut masih menempel, menutupi luka bekas operasi. (ar-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA