| Rabu, 15 Juni 2005 | OLAHRAGA |
Wasit Tak Bermutu DipulangkanFRANKFURT- FIFA akan memulangkan wasit yang kurang bermutu dari Piala Konfederasi dan turnamen - turnamen besar lainnya mulai tahun ini. Menurut Ketua FIFA, Sepp Blatter, langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk meningkatkan standar Piala Dunia 2006. Beberapa di antara para wasit sudah dipulangkan dari kejuaraan yunior dunia di Belanda. Blatter, yang mengkritik tajam mutu perwasitan Piala Dunia 2002, mengingatkan akan dilakukan tindak lanjut jika mereka tidak memenuhi standar dalam Piala Konfederasi dan kejuaraan dunia di bawah 17 tahun di Peru. "Kami tidak ingin ada kekurangan dalam memimpin pertandingan seperti pada Piala Dunia 2002," tegas Blatter dalam jumpa pers, Senin (13/6), dua hari menjelang dimulainya Piala Konfederasi. "Kami memiliki tiga wasit (termasuk asisten) yang harus bekerjasama. Dalam uji coba di Belanda, beberapa orang gagal dan langsung disuruh pulang. Kami punya garis yang jelas dan kami akan menindaklanjuti tindakan seperti itu. Penting bagi para wasit untuk bertugas sebaik mungkin." Blatter sangat mendukung wasit tampil profesional. Soalnya, keberpihakan, keteledoran, dan ketidakcermatan akan menodai kualitas turnamen tersebut. Bisa Ditekan Dia mengakui bahwa tidak ada satu pun wasit profesional yang tidak melakukan kesalahan. Tetapi tingkat kesalahan itu jelas bisa ditekan. Menurutnya, seorang wasit profesional akan lebih dihargai oleh para pemain. Blatter mengatakan pula, memberi gaji cukup kepada wasit akan mengurangi peluang terjadinya skandal, seperti yang terjadi dalam kasus pengaturan skor pertandingan oleh wasit Robert Hoyzer di Jerman. Hoyzer, wasit dari divisi rendah, menerima uang dari para petaruh Kroasia. "Saya tidak mengatakan bahwa seorang wasit profesional tidak akan tergoda, tapi seorang wasit profesional lebih sulit dibujuk untuk korupsi," kata Blatter. Salah satu wasit yang akan bertugas di turnamen elite itu di antaranya berasal dari Asia Tenggara, yakni Syamsul Maidin dari Singapura. Dia telah ditunjuk menjadi pengadil pada pertandingan Australia vs Argentina. Syamsul cukup beruntung karena mendapat kesempatan merasakan memimpin pertandingan turnamen Piala Dunia mini ini. Syamsul akan bertuga pada 18 Juni mendatang. (rtr, F3-40) |