logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Juni 2005 NASIONAL
Line

DPP PDI-P Tegas terhadap Kader GP

SEMARANG - DPP PDI-P mengambil sikap tegas terhadap kader-kadernya yang berada di belakang Gerakan Pembaruan (GP) PDI-P. Apalagi terhadap mereka turut mendeklarasikan gerakan tersebut setelah pelaksanaan Kongres Ke-2 PDI-P di Bali pada 28 Maret-1 April lalu.

''DPP telah memiliki data-data secara detail orang-orang yang terlibat dalam gerakan pembaruan. Ini bukan dagelan politik, bukan omong-omong politik. DPP mengambil langkah tegas terhadap mereka,'' tandas Sekjen DPP PDI-P Pramono Anung saat Rakerda PDI-P Jateng Sosialisasi SK DPP No 017/KPTS/V/2005 tentang Pedoman, Pelaksanaan Konferda, Konfercab, Musancab, dan Musting di Gedung Wanita, kemarin.

Pramono menegaskan, apabila gerakan pembaruan itu digelar sebelum kongres, DPP bisa memahami. Namun setelah kongres, menurut dia, semua kader PDI-P semestinya memberikan sikap menghormati keputusan yang diambil dalam forum tertinggi partai itu.

''Tidak ada persoalan bila dilakukan sebelum kongres. Tetapi kalau setelah kongres masih ada deklarasi gerakan pembaruan, seperti halnya di Tegal, DPP akan bersikap tegas,'' ujarnya disambut tepuh tangan riuh kader-kader banteng mencereng dalam lingkaran itu.

Acara tersebut dihadiri pula pengurus DPP PDI-P seperti Frans Seda, Mangara Siahaan, dan Tjahjo Kumolo serta Ketua DPD PDI-P Jateng Murdoko beserta jajarannya. Ratusan pengurus PDI-P Jateng dari seluruh tingkatan hadir pula dengan pakaian hitam-hitam dan atribut banteng mencereng. (G1,G7-46v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA