logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Juni 2005 NASIONAL
Line

Perlu Dikembangkan Tamu Wajib Lapor

  • Antisipasi Tindakan Teroris

TEGAL- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) H Moh Ma'ruf menegaskan, pihaknya tidak pernah berniat membentuk desk teror di daerah-daerah. Menurut dia, pengaktifan kembali Badan Koordinasi Intelijen Daerah (Bakorinda), yang kini diubah menjadi Koordinasi Administrasi Intelijen Daerah (Kominda), untuk meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan terjadi teror.

''Begini ya, saya tidak pernah mengatakan Depdagri membentuk desk teror. Penjelasan saya di Istana mengatakan, desk teror itu sudah ada di Menko Polkam. Sedangkan di daerah dibentuk Kominda yang terdiri atas aparat intelijen, kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah,'' katanya usai menjenguk kakaknya, Makmuri (66), yang dirawat di RSUD Kardinah karena kecelakaan, Senin (13/6) malam.

Menurut dia, pembentukan Kominda tersebut bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah terjadi teror di daerah-daerah. ''Nah, guna mencegah teroris itulah perlu diperkuat dengan jaringan masyarakat. Maka perlu dikembangkan wajib lapor bagi masyarakat. Misalnya, ada orang yang bertamu di suatu daerah diwajibkan melapor ke Ketua RT. Ini perlu dikembangkan.''

Sepengetahuan dia, Bakorinda itu pernah ada dan sekarang diaktifkan kembali. ''Dan itu bagus. Kalau saya menerima tamu lebih dari 24 jam, melapor ke Pak RT. Sambil menitipkan KTP atau surat sehingga bisa diketahui. Apalagi menginap lebih dari seminggu,''kata dia yang didampingi Wali Kota Adi Winarso SSos dan sejumlah pejabat Pemkot.

Dia mencontohkan, kewaspadaan tersebut perlu dibangun, mengingat beberapa pelaku aksi teroris-berdasarkan penyidikan Mabes Polri- ada yang nikah dan menyewa rumah di suatu wilayah tertentu. .(G12-52t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA