| Rabu, 15 Juni 2005 | MURIA |
Wiratmoko-Djoemali ke PasarREMBANG - Pasar mungkin dianggap sebagai tempat yang paling efektif untuk mencari dukungan massa. Buktinya, tiga di antara empat pasangan calon peserta Pilkada Rembang 2005 memanfaatkan pasar sebagai media kampanye. Pasangan calon bupati dan wakil bupati yang pertama kali blusak-blusuk pasar dalam memanfaatkan masa kampanyenya adalah Drs H Nasirul Mahasin MSi-Ir Alwin Basri MM (PDI-P). Setelah itu, pasangan H Hendarsono-KH Abdullah Ubab Maimoen (PPP). Melihat hal itu, pasangan Drs H Wiratmoko MM-HA Djoemali SSos (Partai Golkar) yang mendapat giliran kampanye putaran pertama hari terakhir pun tak mau kalah dengan pasangan Mahasin-Alwin maupun Hendarsono Ubab. Pasangan dari Partai Golkar itu, Selasa (14/6) kemarin, melakukan kampanye ke beberapa pusat perdagangan. Caranya, mereka mengunjungi pasar-pasar sambil berbelanja. Dari pemantauan Suara Merdeka, sasaran kunjungan pertama kedua calon itu adalah Pasar Lasem. Setelah itu, mereka beralih ke Pasar Pamotan, kemudian Pasar Sulang, dan terakhir Pasar Rembang. Dalam kegiatan tersebut, mereka selalu ditemani oleh tim kampanyenya. Wiratmoko mengaku cukup puas atas kunjungannya ke pasar-pasar tersebut. Sebab sebagian besar pedagang dan pengunjung pasar memberikan sambutan yang cukup positif. Pertemuan Terbatas Dalam memanfaatkan hari keempat kampanye kemarin, pasangan calon itu juga mengadakan pertemuan terbatas berupa tatap muka di semua (14) kecamatan yang ada di daerahnya. Acara itu berlangsung di rumah-rumah ketua pengurus kecamatan (PK) Partai Golkar. Ditanya tentang strategi untuk memenangi pilkada, Wiratmoko menyatakan cukup banyak yang akan dilakukan. ''Kami akan merekrut 3.000-4.000 sukarelawan. Mereka akan kami tugasi untuk mengawasi kemungkinan terjadinya politik uang,'' ucapnya. Selain itu, para sukarelawan akan ditugasi untuk mengawasi proses pencoblosan dan penghitungan suara di setiap TPS. Dengan demikian, pelaksanaan pilkada di Rembang akan berlangsung jujur dan adil. (jl-17m) |