logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Juni 2005 MURIA
Line

Mulai Juni Buat KTP dan KK Gratis

  • Pemkab Kehilangan Rp 800 Juta/Tahun

BLORA- Kabar gembira bagi seluruh warga Blora, yakni dalam bulan ini untuk mengurus KTP dan kartu keluarga (KK) bakal gratis. Saat ini SK tentang masalah itu sudah diajukan ke bupati, dan tinggal menunggu persetujuan dari unsur pimpinan DPRD.

Kepala Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil, Slamet Pamudji SH MH ketika dimintai konfirmasi membenarkan adanya rencana penggratisan tersebut. ''Memang betul dan wacana itu yang menelurkan DPRD,'' ungkapnya, kemarin.

Dia menuturkan, karena ketentuan itu mendahului perda, otomatis cara pengaturannya lewat SK Bupati. Saat ini SK telah dibuat dan diajukan ke Bupati, dan nantinya tinggal minta persetujuan pimpinan DPRD.

''Ini ketentuan, karena mendahului perda payung hukumnya SK Bupati dengan persetujuan DPRD,'' kata Slamet yang akrab dipanggil Mumuk itu.

Sudah Diumumkan

Kabar setiap warga yang akan membuat KTP ataupun KK gratis tersebut juga ramai dibicarakan masyarakat dalam beberapa hari ini, setelah sidang paripurna penetapan APBD 2005.

Sekretaris DPRD H Sukarno SH ketika dihubungi di sela-sela sidang paripurna penetapan APBD 2005 menyatakan telah ditetapkan biaya pengurusan KTP ataupun KK gratis. ''Memang benar dan hal itu sudah diumumkan ke khalayak,'' jelasnya.

Menurut Mumuk, dengan adanya kebijakan itu maka konskeuensi pemasukan ke kas daerah akan hilang Rp 800 juta setiap tahun anggaran. Meski demikian, kalau hal itu sudah menjadi ketetapan, pihaknya juga tidak mempermasalahkan.

Penghitungan pemasukan ke kas daerah yang hilang mencapai Rp 800 juta itu bisa dihitung secara kasar, berapa orang setiap tahunnya warga mengurus KTP dan KK. Dengan penghitungan untuk setiap KTP, biasanya dipungut Rp 5.000 dan KK Rp 2.500.

Termasuk, ujarnya, ada konsekuensi lain bagi camat dengan digratiskannya KTP dan KK, praktis mereka tidak akan lagi mendapat upah pungut.

Camat Kota Pudiatmo menambahkan, saat ini pihaknya juga sudah ancang-ancang dengan gratisnya pengurusan itu. '"Saya memang sudah mendengar, ya paling-paling kami tidak mendapat upah pungut lagi.''(ud-19s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA