| Rabu, 15 Juni 2005 | SEMARANG |
Soendoro-R Yuwanto Bagi SembakoSEMARANG-Pasangan calon wali kota (cawakot) dan calon wakil wali kota (cawawakot) Soendoro-R Yuwanto, Selasa (14/6), mengawali masa kampanye putaran kedua dengan mengunjungi sejumlah pondok pesantren (ponpes). Pasangan yang diusung PDI-P ini mendatangi ponpes untuk bersilaturahmi, sekaligus minta doa restu untuk maju dalam bursa pemilihan wali kota (pilwakot), 26 Juni mendatang. Soendoro menyiapkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) untuk dibagikan kepada masing-masing ponpes. Berbeda dari kampanye sebelumnya, kali ini penasihat DPD Partai Golkar itu didampingi pasangannya, R Yuwanto. Pasangan ini memilih ponpes sebagai tempat berkampanye, karena doa restu para santri dan kiai sama berkualitasnya dengan perjumpaan fisik dengan pendukung PDI-P. Iring-iringan kampanye Soendoro-Yuwanto dimulai dari kantor DPC PDI-P, Jalan Barusari I menuju Ponpes Holy Al Furqon Mangkang Wetan. Kemudian dilanjutkan ke Ponpes Al Uswah Gunungpati, Ponpes Al Hidayah di Jalan Cempedak Utara, Panti Asuhan Ikhlasul Amal Sawah Besar, Ponpes Annur di Jalan Pengapon Semarang Timur, Ponpes Gus Ali di Jalan Kalicari, serta Ponpes Saka Tunggal Kedungmundu. Iring-iringan kendaraan pendukung PDI-P dikawal mobil petugas kepolisian. Tidak ada kemacetan yang cukup berarti sepanjang perjalanan menuju ponpes satu ke ponpes lain. ''Pertemuan fisik sudah dilakukan saat pawai simpatik dan kampanye putaran pertama. Kami pergi ke kampung dan pasar-pasar untuk membagikan alat peraga,'' kata Soendoro. Di Ponpes Holy Al Furqon, Soendoro-Yuwanto menyerahkan empat karung beras, 10 kardus mi instan, dan 10 kg gula pasir. Penasihat Ponpes Holy Al Furqon, Alvin Mustofa mengemukakan, di ponpes itu terdapat 350 santri yang punya hak pilih. Beberapa santri berasal dari luar kota, seperti Kendal, Demak, dan Jepara. Namun mereka sudah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Semarang sejak beberapa tahun lalu. ''Soal siapa yang akan dipilih para santri, itu hak dan urusan internal mereka,'' jawab Alvin ketika ditanya kompensasi politik ponpes terhadap pemberian sembako Soendoro. Namun pihaknya berharap Soendoro-Yuwanto dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan mutu pendidikan. Evaluasi Kampanye Sementara itu, anggota KPU Kota Semarang Rahmulyo Adiwibowo menyatakan, kampanye putaran pertama sudah berjalan dengan baik dan kondusif. Empat tim kampanye yang diundang dalam rapat evaluasi, Senin (13/6) malam, setuju kampanye putaran kedua dan ketiga dapat berjalan lebih baik. Sejumlah pelanggaran, seperti pelibatan anak-anak dalam kampanye dan kegiatan arak-arakan akan dihindari. ''Para tim kampanye juga siap memperbaiki administrasi kampanye. Sehari sebelum kampanye, mereka harus sudah mengirim pemberitahuan ke Polwiltabes, KPU, dan Panwas,'' kata Rahmulyo. (H5,G17-33) |