| Rabu, 15 Juni 2005 | KEDU & DIY |
Sekelompok Pemuda Geruduk SMA Marsudi LuhurYOGYAKARTA- Sekelompok pemuda kemarin siang sekitar pukul 10.00 (14/6) menggeruduk SMA Marsudi Luhur di Kelurahan Bintaran, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta. Kelompok yang berjumlah sekitar 20 orang itu melakukan penganiayaan terhadap siswa yang sedang berada di lapangan basket sekolah setempat. Dua siswa, Henry Adi Pratama (16) dan Arma Fasolis (16) mengalami luka memar di bagian wajah dan mata kiri. ''Saya tidak tahu apa-apa. Tiba-tiba dipukuli,'' ujar Henry Adi Pratama, ketika ditemui wartawan di Polsektabes Mergangsan mengadukan kasus pemukulan terhadap dirinya. Waktu rombongan pemuda itu datang, kata Henry, dirinya sedang duduk-duduk di atas motor dengan beberapa temannya di lapangan basket. Tiba-tiba dia dipegangi lalu dipukuli. Sementara kawan sekelasnya, Arma Fasoli, walaupun terkena pukulan sempat melarikan diri. Henry mengadu ke Polsektabes Mergangsan didampingi ibunya, setelah memintakan visum dari RSUD Wirosaban, Kota Yogyakarta. Bagian bawah mata kiri Henry lebam membiru. Berdasar keterangan korban dan para saksi, menurut Kanit Reskrim Polsektabes Mergangsan Iptu Bambang S, pihaknya sudah bisa mengidentifikasi pelakunya. Dari berbagai keterangan yang berhasil dikumpulkan, ungkap Bambang, sementara diperkirakan pengeroyokan itu berawal dari aksi pelemparan rumah milik warga sekitar sekolah oleh geng anak muda, Sabtu malam lalu (11/6). ''Jadi, mungkin pengeroyokan bermotif balas dendam,'' ujarnya. (P58-16s) |