| Rabu, 15 Juni 2005 | KEDU & DIY |
Bursa Calon Masih Berubah-ubahPURWOREJO - Angin politik menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) di Purworejo masih berubah-ubah. Isu pasangan calon ataupun jadwal tahapan penjaringan di beberapa partai politik sering berubah-ubah. Sebagai gambaran, Ketua DPC PDI-P yang juga Ketua DPRD Purworejo Setyarso Widodo yang semula menyatakan akan mencalonkan diri sebagai bupati ternyata berubah sikap. Senin (13/6) sore dia mengirim SMS ke ponsel Suara Merdeka dengan menyatakan tidak jadi maju. ''Aku pasti tidak maju bupati karena konsentrasi di DPRD dan partai,'' tulisnya. Perubahan sikap Angko -panggilan akrab Setyarso Widodo- setelah dia berkonsultasi ke DPP, Senin lalu. Dari 10 pengambil formulir pendaftaran di PDI-P, hingga kemarin siang baru Drs H Yusuf Subagyo MSi, warga Kauman, Kutoarjo yang sudah mendaftar secara resmi. Penutupan pendaftaran pada Rabu (15/6) ini dan penjaringan melalui konfercabsus akan dilakukan pada 19 Juni. ''Angin politik masih berubah-ubah, Mas,'' ujar kader PDI-P, Siska, kemarin. Lain halnya yang terjadi di DPC PKB. Masa pendaftaran yang semula dibuka pada 21-31 Mei diundur hingga 4 Juni dan diundur lagi pada 17 Juni. Alasannya adalah untuk memberi kesempatan kepada para calon yang belum mendaftar. Berkat adanya penambahan waktu pendaftaran itu, ada dua pendaftar baru. Mereka adalah Drs H Slamet Darsono MM (Kepala Bawasda Purworejo) dan Drs Jayanto Arus Adi (wartawan Wawasan). Dari sederet nama yang mengambil formulir pendaftaran di beberapa partai hingga kemarin, H Marsaid SH MSi (mendaftar melalui PDI-P dan PKB) memiliki nilai tawar cukup tinggi. Bisa Berkoalisi Bila sebelumnya tersiar kabar akan ada pihak ketiga yang akan menyatukan H Marsaid SH MSi (calon bupati) dan Kelik Sumrahadi SSos (calon wakil bupati) agar maju bersama, ternyata isu itu kemarin berubah. Rumor yang beredar kemarin, H Marsaid SH MSi akan berpasangan dengan Angko. Hanya, kabar tersebut tampaknya masih lemah. Orang dekat Marsaid yang tidak bersedia disebut namanya kemarin menginformasikan kemungkinan H Marsaid akan maju lewat PDI-P dan akan berpasangan dengan calon wakil bupati dari PKB. Namun, sejumlah kader di dua partai itu masih enggan berkomentar secara terbuka. Wakil Ketua Dewan Tanfidz PKB Kiai Zaenal Mustofa menyatakan PKB bisa saja mengajukan satu pasang tetapi juga bisa berkoalisi. Ketika didesak siapa calon yang akan diajukan, dia menyatakan sudah memiliki pandangan tetapi tidak bersedia mengutarakannya. ''Namanya politik, setiap jam bisa berubah. Tunggu saja akan ada perubahan (pasangan calon-Red) yang luar biasa,'' tuturnya. Sumber lain mengungkapkan, kemungkinan H Marsaid SH MSi (PDI-P/PKB) akan dipasangkan dengan Drs H Slamet Darsono MM (PKB). Akan tetapi, juga ada peluang H Marsaid SH MSi akan berpasangan dengan pejabat Departemen Pendidikan Nasional Dr Heru Sukarno MM (PKB). Sementara itu, Ketua KPU Drs Muslikhin Madiani kemarin menginformasikan pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati akan dimulai pada 24 Juni. (yon-16j) |