logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Juni 2005 BUDAYA
Line

Tak Rela Dimadu

SETELAH cukup lama diam, Nia Daniati akhirnya buka mulut soal suaminya Farhat Abbas yang dikabarkan mendua. Penyanyi melankolis ini mengaku tak rela dimadu.

"Perempuan mana yang rela dan mengizinkan diduakan oleh suaminya. Saya tidak pernah mengizinkan suami saya berhubungan dengan wanita lain, apalagi sampai menikah. Saya tidak pernah ikhlas," tutur Nia dalam jumpa pers di rumahnya, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/6).

Ibu dua anak ini enggan mengomentari gosip seputar hubungan Farhat dan Ani. "Hubungan mereka hanya teman biasa saja," tandasnya dengan suara serak.

Kendati demikian, Nia meminta Farhat dan Ani bicara sejujurnya pada publik tentang hubungan mereka. "Mereka harus bicara jujur dari hati yang paling dalam. Sebagai istri saya percaya sama suami. Kalau kaget ya pasti, apalagi sama temen sendiri," ujar Nia tanpa memberi penjelasan lebih banyak.

Pelantun ''Gelas-gelas Kaca'' ini pun menyampaikan sedikit curahan hatinya soal kabar Farhat yang membelikan mobil mewah untuk Ani. "Perasaan saya tentang mobil sama seperti wanita lain yang mengalami hal seperti itu. Kalau tentang cerai, saya belum bisa ngomong sekarang," lanjut Nia yang didampingi dua anaknya, Oi dan Angga.

Benar memang perkataan Farhat yang menyebutkan istrinya sangat sensitif. Hal ini terlihat pada raut wajah Nia yang terlihat lesu saat menjawab pertanyaan wartawan. "Saya hanya berharap rumah tangga saya bisa aman, tenang, langgeng. Apalagi anak sedang lucu-lucunya".

Sebelumnya, Farhat dikabarkan telah menikahi Ani yang tak lain adalah teman dekat mereka. Ani membantah berita tersebut.

Farhat belakangan juga membantah kabar dirinya menikah lagi. Meski dia meyakini poligami sebagai hak laki-laki, ia mengaku hanya ingin memiliki satu istri, Nia Daniati.

"Kalau didoain ya mungkin aja, tapi saya kan nggak mau. Poligami itu hak, tapi walaupun Nia mendukung poligami, saya tetap tidak mau. Jadi, nggak bisa dong," tuturnya dalam jumpa pers, Selasa (14/6).

Farhat lalu bertutur mengenai wanita yang dinikahinya tahun 2002 ini. "Kalau nyanyi aja Nia bisa nangis, apalagi kalau suaminya diperlakukan tidak adil. Saya senang istri saya sedih karena suaminya sudah diperlakukan tidak adil," kata Farhat dengan senyum puas.

Dia menambahkan, Nia menyintai dia bukan karena harta, tetapi karena apa adanya. Lalu, bagaimana dengan kabar Nia 'disekap' dua hari di rumah agar tak buka mulut ke media perihal kabar pernikahan Farhat.

"Tidak ada penyekapan, dua hari di rumah kami seperti bulan madu kok. Mungkin karena stres dan pengaruh cuaca," jelas pria berusia 29 tahun ini. (dtc-43)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA