logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 15 Juni 2005 BANYUMAS
Line

Sulit Pindah Pedagang ke Pasar Induk

BANJARNEGARA - Tuntutan pedagang di pasar darurat Stadion Banjarnegara agar dipindah ke sekitar kompleks pasar induk sulit diwujudkan. Sebab, sekitar pasar induk saat ini sudah dipadati pedagang dan arus lalu lintas.

"Ada banyak pihak berkepentingan, terutama di sepanjang Jalan Veteran. Kami khawatir timbul masalah baru,'' kata Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Waluyo, melalui Kepala Seksi Retribusi Maryono, kemarin.

Maryono menyatakan sepanjang Jalan Veteran saat ini untuk parkir kendaraan besar pengangkut dagangan. Jalan itu disesaki ratusan becak yang diparkir, pedagang kaki lima (PKL), arus lalu lintas, andong, dan ratusan kios pasar induk.

''Jika pedagang dari pasar darurat dipindah, pihak yang selama ini berada di lokasi itu harus diajak bicara. Tentu membutuhkan waktu lama,'' katanya.

Berdasar kesepakatan antara pedagang dan DPKD, Senin (13/6), wakil pedagang akan membahas kepindahan mereka dengan DPKD dan dinas terkait kemarin. Namun sampai dengan pukul 13.00 wakil pedagang tak datang di aula Dinas Pasar, sehingga pembicaraan diurungkan.

Sebelumnya, puluhan pedagang di pasar darurat menuntut dipindah ke sekitar pasar induk. Mereka beralasan selalu merugi selama berdagang di pasar itu. Mereka tak kuat lagi menunggu pasar sayur rampung. Apalagi saat ini pembangunan pasar itu terhenti.

Saat ini pemerintah sedang menyeleksi calon investor baru yang akan melanjutkan pembangunan pasar itu. Dijadwalkan hari ini pemenang seleksi diumumkan. (mos-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA