| Rabu, 15 Juni 2005 | BANYUMAS |
Adi Saroso: Saya DikorbankanCILACAP - Penetapan Adi Saroso sebagai tersangka membuat gundah mantan sekretaris daerah (sekda) itu. Dia merasa tak bersalah dan menyatakan ada yang mengorbankannya. ''Saya dikorbankan. Ini untuk kali kedua,'' kata Adi, mengacu ke demonstrasi besar-besaran, beberapa bulan lalu, yang mengakibatkan dia mengundurkan diri dari jabatan sekda. Dia menyatakan sebagai ketua tim anggaran tak berwenang dan tak memiliki kekuasaan apa pun dalam penyusunan anggaran APBD 2004. Hak memutuskan anggaran (hak bujet) ada pada DPRD. Bahkan usulan sejumlah anggaran pun bukan datang dari dia. ''Usulan dana tali asih dan asuransi, misalnya, dari DPRD. Bukan dari saya. Pemakai pun anggota DPRD, bukan saya.'' Dia menuturkan selama bekerja selalu berusaha menjadi bawahan yang baik. Dia melakukan semua dengan pengarahan dari para pemimpin. ''Saya cuma menjalankan perintah atasan. Tak ada kebijakan apa pun yang saya ambil merupakan kebijakan pribadi. Semua kebijakan para pemimpin.'' Staf ahli Bupati Probo Yulastoro itu mengemukakan tak melakukan kesalahan apa pun. Itu sesuai dengan penegasan Bupati beberapa saat menjelang pengunduran dirinya sebagai dari jabatan sekda. ''Karena itu saya kaget ditetapkan jadi tersangka.'' (G21-53) |